Sebelumnya, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan 4 anggota BAIS yang berasal dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Keempat prajurit anggota Denma BAIS TNI tersebut diduga melakukan penyiraman air keras kepada aktivis HAM Andrie Yunus.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Komandan Puspom Mabes TNI, Mayjen Yusri Nuryanto pada Rabu, 18 Maret 2026.
Keempat oknum prajurit tersebut yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW dan Serda ES.
Saat ini, keempatnya masih diperiksa secara intensif oleh Puspom TNI.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada pernyataan dari TNI terkait peran dan motif keempat prajurit BAIS tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
PAN Jember Apresiasi Program Bunga Desaku, UHC Prioritas, hingga Dampak Ekonomi Akibat Aktifnya Bandara Notohadinegoro
Puluhan Pemudik Nyasar ke Sawah Sleman Saat Cari Tol Purwomartani, Diduga Ikuti Google Maps hingga Picu Macet Dadakan
Fakta Terbaru Pria Viral Joget di MBG, Punya 7 Dapur SPPG tapi Baru 1 Berjalan, BGN Tegaskan Ini Bukan Bisnis
Di Tengah Sorotan Kualitas MBG, Kepala BGN Tantang Menu Bintang 5 Harga Rp10 Ribu
Apresiasi Blusukan Gus Fawait dalam Program Bunga Desaku, Ketua PPP: Bupati tidak Boleh Terpaku pada Laporan di Balik Meja
Gubernur Jatim Terapkan WFH Tiap Rabu Mulai April 2026, Khofifah Klaim Jadi Solusi Efisiensi BBM
Tradisi Kupatan Jember Jadi Simbol Rekonsiliasi Sosial dan Spiritual
Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home