Minggu, 19 Juli 2026

Fakta Terbaru Pria Viral Joget di MBG, Punya 7 Dapur SPPG tapi Baru 1 Berjalan, BGN Tegaskan Ini Bukan Bisnis

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB
Viral video mitra SPPG usai pengakuan mendapat insentif Rp6 juta per hari.   (Instagram/hendrikirawan_d1213mbg)
Viral video mitra SPPG usai pengakuan mendapat insentif Rp6 juta per hari. (Instagram/hendrikirawan_d1213mbg)

SketsaNusantara.id - Publik dibuat ramai oleh beredarnya video seorang pria yang berjoget di dalam dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Video tersebut langsung menyita perhatian karena disertai narasi soal pendapatan hingga Rp6 juta per hari.

Cuplikan video itu beredar luas di media sosial dan menjadi bahan perbincangan. Dalam rekaman yang dibagikan ulang akun Instagram @wowbekasi, pria tersebut terlihat berjoget di sebuah ruangan yang menampilkan logo Badan Gizi Nasional (BGN).

Tak hanya di satu lokasi, pria tersebut juga tampak berjoget di area dapur MBG. Hal ini menjadi sorotan karena ia tidak mengenakan alat pelindung diri, sementara petugas lain terlihat menggunakan perlengkapan lengkap saat mempersiapkan makanan.

Baca Juga: Polemik MBG Memanas, Lita Gading Sentil Hendrik Irawan soal Video Joget dan Laporan Polisi yang Jadi Sorotan

Situasi tersebut memicu perhatian publik, terutama karena program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat. Dalam video itu, aktivitas di dapur tetap berjalan dengan sejumlah petugas yang melakukan pemorsian makanan.

Menanggapi hal tersebut, pihak BGN memberikan penjelasan terkait identitas dan aktivitas pria yang viral tersebut. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyebut bahwa pria itu diketahui memiliki beberapa titik SPPG.

"Jadi saya ingat katanya sih, dia dapat tujuh dapur ya, 7 titik," ujar Nanik dalam keterangannya.

Baca Juga: Video Joget Picu Polemik, Mitra MBG Hendrik Irawan Laporkan 2 Akun Instagram: 'Salah Saya di Mana?'

Ia juga menjelaskan bahwa dari sejumlah titik tersebut, baru satu yang telah beroperasi. Sementara sisanya masih dalam tahap persiapan dan belum menjalankan kegiatan pelayanan.

Keterangan tersebut menjadi salah satu klarifikasi atas narasi yang berkembang di masyarakat. Selain itu, BGN juga menegaskan bahwa program MBG bukanlah kegiatan yang berorientasi bisnis.

Menurut penjelasan yang disampaikan, program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan yang sama, BGN mengambil langkah terhadap operasional salah satu SPPG yang telah berjalan. Dapur tersebut untuk sementara waktu dihentikan kegiatannya.

Langkah ini diambil setelah ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Salah satu pelanggaran yang disebut adalah terkait tata letak dapur yang tidak sesuai standar.

"(Alasan di-suspend) Salah layout. Jadi kan ada juknis tuh, layout-nya, misalnya dapur harus seperti ini. Maksudnya harus seperti, kan ada juknisnya. Nah itu salah layout-nya," jelasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X