Minggu, 19 Juli 2026

Gus Fawait: Ratusan SPPG di Jember Bukan Sekadar Dapur, Tapi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 26 Februari 2026 | 10:00 WIB
Petugas SPPG yang menyiapkan makanan (Dok Diskominfo Jember)
Petugas SPPG yang menyiapkan makanan (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Bupati Jember Muhammad Fawait, memberikan penegasan mengenai manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh penjuru Kabupaten Jember. 

Menurut dia, berdirinya titik-titik layanan gizi ini membawa dampak domino yang sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat lokal, Kamis 26 Februari 2026.

Gus Fawait mengatakan, kehadiran SPPG di Jember merupakan solusi konkret bagi dua masalah besar sekaligus pemenuhan gizi anak bangsa dan percepatan pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Bakal Bentuk Satgas guna Awasi Perbaikan Kualitas MBG di Jember

“​Pertama, pemberdayaan sektor pertanian dan peternakan. Ratusan SPPG tersebut diwajibkan menyerap bahan baku pangan dari petani dan peternak lokal. Hal ini memastikan hasil panen warga Jember memiliki pasar yang pasti dan stabil,” ujarnya.

​Kedua, adanya pembukaan lapangan kerja baru karena  setiap unit SPPG menyerap tenaga kerja dari warga sekitar. 

“Mulai juru masak hingga tenaga logistik, sehingga menekan angka pengangguran di desa-desa,” imbuhnya.

Baca Juga: Satu Dekade Terendam Banjir, Warga Perumahan Muktisari Jember Bakal Polisikan Pengembang

​Ketiga, investasi kualitas SDM jangka panjang karena adanya  asupan gizi yang terkontrol, anak-anak sekolah di Jember diharapkan memiliki standar kesehatan yang lebih baik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Keempat, menjadi stimulus ekonomi mikro sehingga perputaran uang dari biaya operasional SPPG akan tetap berada di lingkup lokal, dan daya beli masyarakat di sekitar unit pelayanan meningkat.

​"Program ini adalah harapan baru bagi kami di Kabupaten Jember. Bayangkan, dengan ratusan SPPG yang beroperasi, ekonomi desa akan bergerak lebih cepat karena adanya penyerapan produk lokal dan tenaga kerja setempat secara masif," tutur Gus Fawait.

Baca Juga: Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya

​Meskipun memiliki segudang manfaat, Gus Fawait mengakui bahwa mengelola ratusan titik pelayanan bukanlah perkara mudah. 

Oleh karena itu, ia secara pribadi menjamin pengawasan ketat agar manfaat tersebut tidak tercederai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X