“Ini negara hukum. Jika musyawarah tidak menemui jalan keluar, kita akan tempuh jalur hukum sesuai arahan Presiden. Kita tidak ingin warga terus-menerus menjadi korban banjir setiap tahun hanya karena kesalahan tata ruang,” ujarnya dengan nada bicara yang lugas.
Baca Juga: Tekan Pengangguran, Pemkab Jember Targetkan 1000 PMI Terlatih Berangkat di 2026
Sidak di Bernadyland dan Muktisari ini hanyalah awal. Berdasar data dari Satgas Infrastruktur, terdapat sekitar 13 hingga 17 titik perumahan lain di Jember yang diduga menduduki bantaran sungai.
“Kali ini baru dua titik tapi sudah kami minta Satgas untuk melakukan pendataan lokasi yang terdampak, atau yang berpotensi terhadinya bencana banjir,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Apresiasi Kebijakan Pemkab Jember, Wisatawan Asal Lumajang Sebut Masih Banyak yang Harus Dikembangkan
Pemkab Jember Luncurkan Program Peta Cinta, DPC PKB Jember: Ini Langkah Baik untuk Mendekatkan Pelayanan Adminduk ke Masyarakat
Sinergi Pemkab Jember dengan BKN, Bupati Gus Fawait Tegaskan Komitmen Pengangkatan PPPK
Gandeng Pemkab Jember, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN Fokus Pastikan Kesejahteraan Rakyat
Pemkab Jember Luncurkan Gerakan 1.200 Nakes, Akhiri Ego Sektoral Demi Tekan Stunting dan AKI-AKB
Tembus 11 Ribu Aduan, Pemkab Jember Sebut Permintaan Perbaikan Jalan yang Mendominasi
Pemkab Jember Tindak Tegas Menu Makanan Tak Layak di Program Makan Bergizi Gratis
Sasar Kawasan Segitiga Emas, Satgas Tata Ruang Pemkab Jember Tertibkan Reklame Bodong
Tekan Pengangguran, Pemkab Jember Targetkan 1000 PMI Terlatih Berangkat di 2026
Satgas Infrastuktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Mulai Tertibkan Jaringan Utilitas Ilegal