SketsaNusantara.id – Aksi kriminal dengan modus hipnotis atau gendam kembali meresahkan warga Surabaya.
Kali ini, sebuah toko emas bernama Mahkota di Jalan Pacarkeling Kecamatan Tambaksari Surabaya milik Tjoa Andry Dwi Sanjaya menjadi sasaran.
Toko emas tersebut berada di kawasan pusat perbelanjaan Surabaya dan menjadi korban sindikat yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Seluruh aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) toko emas tersebut.
Dalam rekaman CCTV berdurasi singkat menampakkan seluruh rangkaian aksi penipuan yang rugikan toko emas hingga Rp 233 juta.
Para tersangka berpura-pura hendak membeli sejumlah perhiasan emas, dimana dalam menjalankan aksinya mereka menggunakan pakaian panjang tertutup dan masker.
Baca Juga: Jember Dikepung Banjir Luapan dan Longsor, 191 KK Terdampak di Kawasan Kota
Bukan itu saja, para pelaku juga menggunakan bahasa inggris dan Arab yang membuat karyawan toko kebingungan.
Lalu salah atau dari mereka kemudian mengalihkan perhatian karyawan, sementara tersangka lainnya bertindak sebagai eksekutor.
Aksi tersebut berhasil membawa kabur 19 gelang emas kadar 16 karta dengan berat 46,24 gram serta 32 kalung emas kadar 16 karat seberat 89,4 gram.
Baca Juga: Optimalkan Kinerja Lembaga, LP Maarif NU Jombang Rombak Jajaran Pengurus
Dalam pengungkapan kasus tersebut, berdasarkan rekaman cctv, unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membekuk 4 pelaku di salah satu hotel di Jakarta.
Kepolisian berhasil menangkap 4 perempuan warga negara asing yang masing-masing berasal dari Pakistan dan Yordania berinisial YM, ZH, MR dan FR.
Artikel Terkait
Waspada Virus Nipah: Ancaman Zoonosis Mematikan yang Perlu Diantisipasi Tanpa Kepanikan
Bakal Datangkan 10 Pengacara, Hotman Paris akan Bantu Kakek Penjual Es Kue Spons yang Jadi Korban Aparat TNI dan Polisi
Tanamkan Shalawat Sejak Dini, Ponpes Falahul Muhibbin Jombang Gelar Festival Banjari se Jawa Timur
Sayembara Logo dan Maskot MTQN XXXI 2026 Dibuka, Ajak Kreator Nasional Bentuk Identitas Visual MTQ di Semarang
Netizen Soroti dan Koreksi Caption Unggahan Polri Terkait Kasus Pak Sudrajat, Polri Sampaikan Empati dan Bantuan
2 Anggota TNI-Polri Sampaikan Permohonan Maaf Langsung kepada Pedagang Es Gabus Viral, Kasus Diselesaikan Secara Damai