Minggu, 19 Juli 2026

Sayembara Logo dan Maskot MTQN XXXI 2026 Dibuka, Ajak Kreator Nasional Bentuk Identitas Visual MTQ di Semarang

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 29 Januari 2026 | 06:30 WIB
Poster resmi Sayembara Logo dan Maskot MTQN XXXI Tahun 2026. (Instagram/kemenag.jateng)
Poster resmi Sayembara Logo dan Maskot MTQN XXXI Tahun 2026. (Instagram/kemenag.jateng)
 

SketsaNusantara.id - Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah resmi membuka Sayembara Logo dan Maskot Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional, MTQN XXXI 2026.

Ajang ini menjadi panggilan terbuka bagi para kreator di seluruh Indonesia untuk menuangkan ide, makna, serta kreativitas terbaik dalam membentuk identitas visual MTQ Nasional yang akan digelar di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

“Saatnya menuangkan ide, makna, dan kreativitas terbaikmu dalam Sayembara Logo dan Maskot MTQ Nasional XXXI Tahun 202,” tulis akun Instagram @kemenag.jateng yang dilansir SketsaNusantara.id.
 
Baca Juga: Tanamkan Shalawat Sejak Dini, Ponpes Falahul Muhibbin Jombang Gelar Festival Banjari se Jawa Timur

Sayembara ini terbuka untuk umum, gratis, dan tidak dipungut biaya pendaftaran.

MTQN XXXI 2026 sendiri menjadi momentum besar bagi Jawa Tengah sebagai tuan rumah.

Oleh karena itu, logo dan maskot yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya menjadi simbol acara, tetapi juga merepresentasikan nilai Al-Qur’an, kekayaan budaya, serta semangat kebangsaan yang mengakar kuat.
 
Baca Juga: Bakal Datangkan 10 Pengacara, Hotman Paris akan Bantu Kakek Penjual Es Kue Spons yang Jadi Korban Aparat TNI dan Polisi

Pendaftaran sayembara telah dibuka sejak 26 Januari hingga 6 Februari 2026.

Dalam ketentuan resmi dijelaskan bahwa batas akhir pengumpulan karya jatuh pada 6 Februari 2026 pukul 23.59 WIB, dilanjutkan dengan proses penilaian oleh dewan juri pada 7 Februari 2026, dan pengumuman pemenang pada 10 Februari 2026.

Jadwal ini menjadi penanda bahwa proses seleksi berlangsung ketat dan terstruktur.

Selain prestise, sayembara ini juga menawarkan apresiasi yang cukup besar. Total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp22 juta, yang akan diberikan kepada tiga pemenang terbaik.
 
Baca Juga: Waspada Virus Nipah: Ancaman Zoonosis Mematikan yang Perlu Diantisipasi Tanpa Kepanikan

“Pemenang I, II dan III masing-masing diberi hadiah Rp 10.000.000, Rp 7.000.000, dan Rp 5.000.000,” jelasnya.

Karya pemenang nantinya akan digunakan sebagai logo dan maskot resmi MTQN XXXI Tahun 2026.

Dari sisi kepesertaan, sayembara ini terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Panitia menegaskan bahwa karya yang dilombakan harus benar-benar orisinal dan belum pernah dipublikasikan di media mana pun.

“Logo dan maskot belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media manapun,” jelasnya.

Selain itu, peserta dilarang menggunakan gambar unduhan, clip art, maupun teknologi kecerdasan buatan. Hal ini ditegaskan dalam ketentuan, tidak menggunakan gambar dan clip art hasil unduhan, serta “Desain dilarang menggunakan AI.

Dalam aspek konsep, logo dan maskot MTQN XXXI 2026 harus mencerminkan nilai-nilai Islam serta identitas daerah tuan rumah.

Panitia menyebut bahwa desain harus mengandung unsur seni Islam dan tidak memuat unsur SARA.

Salah satu ketentuan penting menyebutkan, baik logo maupun maskot mengandung unsur karya seni Islam dan tidak mengandung suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Logo MTQN XXXI 2026 juga diwajibkan memuat unsur Kitab Suci Al-Qur’an sebagai simbol utama, sementara logogramnya harus mampu merepresentasikan Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang.

Panitia secara khusus menegaskan bahwa desain logo tidak diperkenankan menggunakan unsur hewan.

Selain itu, peserta diminta menciptakan tagline yang menggambarkan Jawa Tengah dan Kota Semarang sebagai wilayah yang religius, modern, lestari, serta kaya akan keberagaman etnis dan budaya.

Dari sisi visual, karya yang dikirimkan diharapkan memiliki karakter kuat, mudah dibaca, dan mudah diingat.

Panitia menekankan bahwa logo dan maskot harus tampil menarik sekaligus memiliki makna mendalam yang mampu bertahan dalam ingatan publik.

Untuk teknis pengiriman, logo dan maskot wajib diserahkan dalam format PDF resolusi tinggi (Hi-Res 300 dpi). Peserta juga harus menyertakan deskripsi filosofi dan makna logo serta maskot dalam format PDF.

Selain itu, peserta diwajibkan melampirkan formulir pendaftaran, surat pernyataan orisinalitas bermaterai Rp10.000, serta scan KTP asli dalam format JPG. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu logo dan satu maskot.

Menariknya, panitia juga mewajibkan peserta untuk mengunggah karya mereka ke Instagram. Unggahan dilakukan dalam beberapa slide yang menampilkan logo dan maskot utama, filosofi desain, serta mockup.

Peserta wajib menandai akun @officialmtqnjateng2026, @lptqjateng, dan @kemenag.jateng sebagai bagian dari proses publikasi dan verifikasi.

Lebih dari sekadar kompetisi desain, sayembara ini menjadi kesempatan bagi para kreator untuk ikut menorehkan jejak dalam sejarah MTQ Nasional.

Panitia bahkan menutup ajakan mereka dengan kalimat persuasif, “Ayo, jangan cuma jadi penonton, jadilah pencipta identitas MTQN 2026!”

Informasi lengkap terkait pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi bit.ly/SayembaraLogoMTQN31Jateng.

Artikel ini dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram resmi @kemenag.jateng dan @officialmtqnjateng2026.***
 
 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X