Minggu, 19 Juli 2026

Tanamkan Shalawat Sejak Dini, Ponpes Falahul Muhibbin Jombang Gelar Festival Banjari se Jawa Timur

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Januari 2026 | 21:30 WIB
Pengasuh Ponpes Falahul Muhibbin KH Nur Hadi menyerahkan hadiah kepada juara pertama. (SketsaNusantara.id)
Pengasuh Ponpes Falahul Muhibbin KH Nur Hadi menyerahkan hadiah kepada juara pertama. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Upaya menarik dilakukan Pondok Pesantren Falahul Muhibbin Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Jombang. Pesantren yang diasuh KH Nur Hadi (Mbah Bolong) ini menggelar festival al-banjari tingkat Provinsi Jawa Timur untuk kalangan siswa SD/MI sederajat, Rabu 28 Januari 2026.

Para peserta dibatasi 40 group shalawat. "Ada peserta yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Tuban, Kediri dan Jombang," ujar Hafidhotun Nadhiroh, ketua panitia.

Festival ini, lanjutnya, digelar menyambut hari lahir ke-22 Pesantren Falahul Muhibbin. "Sekaligus dies natalis SMP Islam Mbah Bolong yang ke-11," imbuhnya.

Baca Juga: Bakal Datangkan 10 Pengacara, Hotman Paris akan Bantu Kakek Penjual Es Kue Spons yang Jadi Korban Aparat TNI dan Polisi

Kepala SMP Islam Mbah Bolong, Muhammad Edy Wahyudi menjelaskan, kegiatan festival banjari sudah rutin digelar setiap tahun. "Awalnya dulu hanya lomba tingkat kabupaten, tapi sekarang naik menjadi tingkat provinsi," ujarnya.

Meski demikian, lanjutnya, dewan juri yang dilibatkan tetap berasal dari kalangan profesional. "Dari kalangan ahli untuk menjaga kualitas dan netralitas dalam penilaian," imbuhnya.

Ditemui di lokasi acara, KH Nur Hadi mengakui animo peserta meningkat dari tahun lalu. "Sebelum waktu pendaftaran ditutup, kuota peserta sudah terpenuhi," ujarnya.

Baca Juga: Waspada Virus Nipah: Ancaman Zoonosis Mematikan yang Perlu Diantisipasi Tanpa Kepanikan

Mustasyar PCNU Jombang ini menegaskan pentingnya bershalawat sejak dini. "Mereka yang gemar shalawat harus diwadahi sejak usia dini. Sehingga kita ambil segmen lomba usia di bawah 13 tahun, jenjang SD/MI sederajat," ujarnya.

Kiai yang juga Rais Syuriah MWCNU Diwek ini menambahkan, anak yang gemar bershalawat harus diwadahi. "Agar semangat cinta nabi terwadahi dalam group shalawat, sehingga akar itu akan tumbuh dan terawat dengan baik," imbuhnya.

Baca Juga: Kuatkan Kompetensi Desain Interior Mobil, Siswa dan Guru SMKN 3 Bondowoso Sebulan Penuh Bersekolah” di SMKN 2 Bondowoso

Setelah seharian penuh unjuk kebolehan di depan penonton, dewan juri menentukan para juara. Group shalawat As-Salafiyah dari Surabaya ditetapkan sebagai juara pertama. Lalu group Al-Madani dari Candimulyo Jombang sebagai juara kedua. Sedangkan group NQ Kids dari Mojoduwur Jombang sebagai juara ketiga.

Group Hubbul Wathan dari Bareng dan group Nurul Jadid dari Diwek ditetapkan sebagai juara harapan. Setiap juara memperoleh uang pembinaan, trophy dan sertifikat penghargaan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X