SketsaNusantara.id - PAM JAYA menegaskan langkah konkret dalam memperbaiki layanan air minum perpipaan di Jakarta.
Melalui penandatanganan Pakta Integritas dan Key Performance Indicator (KPI) Tahun 2025, perusahaan milik Pemprov DKI Jakarta ini menandai komitmen barunya menuju target besar pada 2029.
Acara penandatanganan tersebut berlangsung di Balai Agung, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Agustus 2025. Seluruh BUMD di bawah koordinasi Pemprov DKI turut hadir dalam agenda strategis tersebut.
Baca Juga: Prabowo Subianto Sebut Ada Aktor yang Ingin Miskinkan Rakyat: Kita Bukan Anak Kecil!
Momen ini menjadi titik awal PAM JAYA menyusun peta jalan transformasi layanan air di ibu kota.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa KPI 2025 bukan sekadar simbolik. Penandatanganan tersebut dimaksudkan sebagai komitmen perusahaan untuk memperbaiki akses air minum berkualitas bagi seluruh warga Jakarta.
“Penandatanganan Pakta Integritas dan KPI 2025 ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya kolektif kami untuk memastikan setiap warga Jakarta mendapatkan akses terhadap air minum perpipaan yang berkualitas,” tegas Arief.
Target utama PAM JAYA adalah 100% cakupan layanan air perpipaan untuk seluruh wilayah Jakarta pada tahun 2029. Guna mendukung hal ini, PAM JAYA telah merancang sejumlah strategi konkret yang mencakup pengembangan infrastruktur, transformasi kelembagaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam sisi infrastruktur, PAM JAYA saat ini sedang mempersiapkan pembangunan empat Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru.
Selain itu, jaringan perpipaan juga akan diperluas agar bisa menjangkau area yang selama ini belum terlayani secara optimal.
PAM JAYA juga tengah memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak strategis, termasuk mitra teknis dan lembaga pendukung.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan pengembangan fasilitas air bersih secara berkelanjutan.
Tidak hanya soal fisik, perusahaan ini juga melakukan pembenahan dari dalam. Transformasi kelembagaan menuju bentuk Perseroda menjadi langkah awal menuju tata kelola yang lebih modern.
Artikel Terkait
Siapa Suami Acha Septriasa? Profil Vicky Kharisma, Agama hingga Pekerjaan, Diduga Cerai Gara-gara Postingan Instagram
5 Keunikan Humble Baker, Bakery Elite Milik Deddy Corbuzier, Menunya Premium dan Healthier Choice banget!
Trial Perdana AMP, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kualitas dan Mutu Sesuai Spesifikasi
Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Anggota DPR RI Charles Meikyansyah Puji Cara Bupati Jember Gus Fawait Cari Program Door to Door di Kementerian