SketsaNusantara.id - Hotman Paris Hutapea sentil Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) yang dinilai tak tanggap dalam mengatasi kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan yang belakangan ini marak terjadi di Indonesia.
Melalui akun Instagram pribadinya, pengacara kondang berdarah Batak itu tak segan-segan menyebut nama Menteri HAM, Natalius Pigai, yang menurutnya belum bekerja secara optimal.
Dalam unggahannya, Hotman menyoroti banyaknya keluhan dan permintaan bantuan hukum pada hotline miliknya. Namun selama ini, belum ada hotline pengaduan di Kementerian HAM yang menampung keluhan masyarakat.
"Belakangan ini ada banyak pengaduan masyarakat telepon Hotman 911, tentang pelecehan oleh laki ke wanita. Ada seorang melapor satpam melecehkan seorang wanita bekerja biasa di gedung mall yang dia jaga," kata Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagram @hotmanparisofficial dikutip SketsaNusantara.id pada hari Kamis, 25 Juni 2026.
"Pertanyaannya sekarang, kenapa tidak ada hotline ke Menteri Hak Asasi Manusia (HAM). Inilah tugas dari Kementerian HAM yang seharusnya bikin hotline sehingga rakyat-rakyat ekonomi lemah seperti ini bisa mengadu setiap waktu," tuturnya.
Dengan gaya bicaranya yang khas, Hotman Paris pun menyindir Menteri HAM yang belakangan ini mengajukan anggaran ratusan miliar rupiah.
Sebagaimana diketahui, dalam rapat bersama DPR RI beberapa pekan lalu, Pigai mengusulkan tambahan anggaran hingga Rp492,9 miliar karena perkiraan alokasi anggaran awal dari Kementerian Keuangan sebesar Rp728 miliar dinilai masih kurang.
Permintaan tambahan anggaran ini pun menuai protes. Anggota Komisi XII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mendesak adanya perbaikan, melakukan efisiensi anggaran untuk kebutuhan internal, dengan memprioritaskan anggaran untuk program perlindungan HAM bagi masyarakat.
Menyoroti hal ini, Hotman Paris lantas meminta pertanggungjawaban Pigai. Pasalnya, ia menilai Menteri HAM hanya bisa meminta anggaran tanpa ada hasil konkret yang manfaatnya sampai pada pada masyarakat luas.
Hotman juga mendesak Menteri HAM untuk lebih tanggap menangani keluhan masyarakat yang butuh perlindungan HAM, terlebih di tengah maraknya kasus pelecehan dan kekerasan terhadap wanita yang belakangan ini terjadi.
"Apa gunanya kau Pigai minta anggaran miliaran, triliunan? Sudah deh, bikin 10 hotline dan kalau itu berjalan dengan baik dan sukses, kamu akan dipuji oleh masyarakat," ujar Hotman.
Artikel Terkait
Bakal Datangkan 10 Pengacara, Hotman Paris akan Bantu Kakek Penjual Es Kue Spons yang Jadi Korban Aparat TNI dan Polisi
Hotman Paris Soroti Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak DPR Sahkan UU Hukuman Mati
Hotman Paris Ungkap Fakta hingga Raffi Ahmad Ikut Terseret Kasus Blueray Cargo, Ternyata Berawal dari Kunjungan ke Amerika Bareng The Dudas Minus One
Nama Raffi Ahmad Disebut dalam Sidang Blueray Cargo Import, Hotman Paris Siap Turun Tangan dan Gelar Konferensi Pers
Penangkapan Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Dikritik, Hotman Paris Sarankan Roy Suryo dan dokter Tifa Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya