PT Gag Nikel pun ramai diperbincangkan usai Prabowo Subianto masih izinkan perusahaan tersebut beroperasi.
PT Gag Nikel punya siapa? Berikut ini 5 fakta perusahaan tambang Nikel di Raja Ampat, Prabowo tak cabut IUP hingga jajaran direksi dan komisarisnya.
1) Alasan PT Gag Nikel tidak dicabut izinnya
Menurut Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, PT Gag Nikel masih diizinkan beroperasi karena lokasinya jauh dari area konservasi atau geopark.
Meskipun masih diizinkan melakukan aktivitas penambangan nikel di Raja Ampat, pemerintah akan tetap mengawasinya secara ketat.
2) PT Gag Nikel milik siapa?
Saham pemilik tambang dari PT Gag Nikel ini dikuasai oleh PT Antam Tbk.
Bisa disebut bahwa perusahaan tambang ini adalah anak perusahaan dari Antam.
Antam semula hanya memiliki sahan 25 persen dan akhirnya mengakuisisi semua saham Asia Pacific Nickel Pty Ltd. sejumlah 75 persen.
Di tahun 2008 akhirnya PT Antam secara keseluruhan menguasai saham PT Gag Nikel dan sepenuhnya dikendalikan oleh Antam.
3) Luas wilayah izin pertambangan
Diketahui bahwa PT Gag Nikel di Raja Ampat memiliki luas wilayah izin pertambangan seluas 12.136 hektar.
Artikel Terkait
Polemik Tambang Nikel Raja Ampat, Susi Pudjiastuti Memohon Pada Prabowo Subianto untuk Lakukan ini
Bukan Era Bahlil Lahadalia, Sosok ini Menjabat sebagai Menteri ESDM saat Dibukanya Gerbang Perizinan Pertambangan Nikel di Raja Ampat
17 Tahun Diabaikan, Suara Mamat Alkatiri soal Alam Papua Kini Terbukti di Tengah Ancaman Kerusakan Raja Ampat karena Tambang Nikel
Bukan Cuma Raja Ampat, Ini Deretan Pulau Kecil di Indonesia yang Terancam Rusak akibat Tambang Meski Dilindungi Undang-undang
Kementerian Lingkungan Hidup Akan Ambil Langkah Tegas terhadap Aktivitas Tambang yang Merusak Ekosistem Raja Ampat
Aktivitas Tambang Nikel di Raja Ampat jadi Ancaman Serius, Kementerian Lingkungan Hidup Lakukan Pengawasan secara Ketat
Pertambangan di Pulau-Pulau Kecil Raja Ampat Disorot, KLH Minta Perusahaan Memperhatikan Aturan yang Berlaku
Bela PT Gag? Pernyataan Ketua PBNU Gus Fahrur Soal Tambang Nikel di Raja Ampat Panen Hujatan, Netizen: Kyai Kok Masih Memperkaya Diri
Bakal Awasi 4 Perusahaan Tambang yang Beroperasi di Raja Ampat, Menteri KLH Hanif Faisol Sebut Ada Dugaan Pelanggaran Aturan?
Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat, Keuskupan Katolik di Timika Ikut Bersuara