Politikus berusia 63 tahun itu mencalonkan diri jadi caleg DPR RI dapil DKI Jakarta II di pemilu 2024, namun tak terpilih. Ia kemudian melanjutkan profesinya sebagai dosen dan mengajar di Magister Ilmu Komunikasi Pelita Harapan sejak 2023.
Ade juga aktif di media sosial, yang kerap menyoroti dinamika politik Indonesia. Namun, ia sering kali menuai kontroversi karena pernyataan-pernyataannya yang dianggap provokatif dan kurang substantif.
Ia membangun kelompok diskusi Jaringan Islam Liberal (JIL) sejak kerap menuliskan pernyataan soal agama Islam yang kerap membuat geram umat muslim.
Salah satu pernyataannya yang kontroversial adalah ketika menyebut "Allah bukan Orang Arab" di akun Facebook dan Twitter miliknya pada tahun 2015 lalu.
Ia dilaporkan ke polisi dan ditetapkan jadi terdangka karena melanggar UU ITE, namun hingga saat ini tak ada perkembangan terkait kasus tersebut.
Ayah dua anak itu juga pernah membuat geger karena menyebut perintah sholat tidak ada dalam Al-Qur'an. Meski ia mengaku muslim dan meyakini Allah serta Rasulullah, namun pernyataannya ini dianggap tak berdasar dan dianggap menyesatkan.
Pernyataannya menuai kecaman keras dari Kementerian Agama RI, karena jelas dalam Al-Qur'an dan hadits banyak disebutkan mengenai perintah menjalankan sholat sebagai tiang agama.
Ade juga kerap menuai kritik karena pernyataannya yang menyebut "adzan bukan panggilan suci" dan"LGBT tidak dilarang dalam Islam". Ia juga menuai kecaman keras karena menilai "tak ada faedahnya menghafal Al Qur'an".
Ade Armando juga pernah dilaporkan atas dugaan tindak pidana ujaran kebeian terhadap suku, agama, ras dan antargolongan (RAS) pada tahun 2017, karena telah mengunggah foto Habib Rizieq memakai topi santa claus.
Tak hanya itu, Ade Armando juga pernah bikin heboh karena mengunggah meme joker Anies Baswedan sebagai kritik terhadap Gubernur Jakarta, yang membuatnya kembali berurusan dengan polisi pada tahun 2019.
Terbaru, Ade Armando kembali menuai kontroversi usai menyebut Gibran sebagai wapres terbaik sepanjang sejarah.
Netizen menilai pernyataan Ade Armando tak sesuai realita dan membandingkan dengan prestasi Bung Hatta, BJ Habibie, hingga Jusuf Kalla (JK) yang lebih unggul dari Gibran.
Artikel Terkait
Grace Natalie Naik Jabatan, Begini Rekam Jejak dan Sepak Terjang Politisi PSI, Mantan Jurnalis yang Kini Jadi Komisaris MIND ID
Sempat Jadi Cameo, Inilah Daftar Film Kaesang Pangarep Sebelum Jadi Ketua Umum PSI, Dibayar Berapa Nih?
Kerasan Duduk di Kursi Ketua? Kaesang Akan Maju Lagi Jadi Ketum PSI, Kongres Pertama Bakal Digelar di Solo
Tak Dukung Pemakzulan Wapres, Surya Paloh Panen Kritik Usai Sebut Gibran Tak Ada Skandal: Padahal Pernah Langgar Konstitusi Jalur 'Paman' di MK
PDIP Kritik Pedas Gibran Rakabuming Raka yang Kerap Unggah Video YouTube: Video Terus, Kerja Gitu Lho...
Jokowi Bakal Jadi Ketua Umum PSI, Kakak Dinaikkan Adik Dilengserkan: Jangan Sampai Saya Kalah