Sabtu, 18 Juli 2026

Tak Dukung Pemakzulan Wapres, Surya Paloh Panen Kritik Usai Sebut Gibran Tak Ada Skandal: Padahal Pernah Langgar Konstitusi Jalur 'Paman' di MK

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 April 2025 | 07:00 WIB
Surya Paloh dukung Prabowo-Gibran, tak setuju dengan usulan Purnawirawan TNI makzulkan Wapres (Instagram/gerindra)
Surya Paloh dukung Prabowo-Gibran, tak setuju dengan usulan Purnawirawan TNI makzulkan Wapres (Instagram/gerindra)

SketsaNusantara.id - Nama Surya Paloh tengah ramai jadi perbincangan hangat publik terkait tanggapannya soal usulan pemakzulan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum Partai NasDem ini jadi sorotan publik setelah menyampaikan dukungan untuk Wakil Presiden (Wapres) Gibran yang tengah diterpa usulan pemakzulan dari Forum Purnawirawan TNI.

Putra sulung mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) itu belakangan ramai dibicarakan, bermula dari pujiannya terhadap film Jumbo hingga konten soal "bonus demografi" yang dianggap "numpang tenar" karena lebih mendukung AI ketimbang animator lokal.

Baca Juga: Gibran Mendadak Trending di X! Apresiasi Wapres untuk Film Jumbo Malah Tuai Cibiran Gegara Kebiasaan Bikin Animasi Pakai AI: Grok Ikutan Kesel

Terbaru, Forum Purnawirawan TNI mengusulkan reshuffle kabinet termasuk mendesak penggantian Gibran sebagai Wapres, dengan alasan dugaan pelanggaran hukum dalam pencalonannya pada pemilu 2024 lalu.

Namun, Surya Paloh justru menyayangkan usulan tersebut, yang menuai kritik tajam dari warganet hingga membuat namanya trending topic di X.

Dalam pernyataannya Surya Paloh menyebut Gibran tidak memiliki skandal, sehingga usulan pemakzulan Wapres ini dinilai kurang tepat.

Baca Juga: Ahmad Muzani jadi Ketua MPR RI dan Puan Ketua DPR RI 2024-2029, Bikin Gibran Ketar-Ketir? Netizen: Pemakzulan Fufufafa...

"Dengan Usulan ini kurang tepat, karena tidak ada skandal yang menjadi suatu tuntutan agar dimakzulkan," ujar Surya Paloh, pada awak media usai menutup kegiatan Remaja Bernegara di Ball Room NasDem Tower pada hari Sabtu, 26 April 2025.

"Ini kan pasangan satu paket dan sudah terpilih melalui pemilu, terlepas dari output kinerjanya lemah atau kuat itu masalah lain," tuturnya.

Pada kegiatan Remaja Bernegara yang diselenggarakan Partai NasDem, Surya Paloh juga menyindir tokoh-tokoh politik senior yang "haus kekuasaan", dan menegaskan untuk mememberi ruang bagi generasi muda untuk memimpin.

Baca Juga: Isu Gibran Ketum Partai Golkar, Adu 'Keberuntungan' dengan Kaesang yang Baru 2 Hari Gabung Langsung Jadi Ketua PSI

"Jangan terus menerus mabuk dengan kekuasaan apalagi punya keinginan membangun interest pribadi dan kelompok," kata Surya Paloh.

"Kita tidak punya harapan banyak pada generasi pada usia-usia saya seperti sekarang ini. Malah seharusnya tahu diri dan menaruh harapan pada remaja yang punya dedikasi punya cita-cita besar dan idealisme mereka," tandasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Sekretariat Presiden

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X