Kamis, 4 Juni 2026

Buya Yahya Angkat Bicara Soal Vasektomi yang Diajukan Sebagai Syarat Penerima Bansos Oleh Gubernur Jawa Barat: Tujuannya Sudah Benar Tapi...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 5 Mei 2025 | 20:15 WIB
Buya Yahya tanggapi usulan Dedi Mulyadi terkait Vasektomi syarat bansos  (X @Buya_Albahja, @bedakkari)
Buya Yahya tanggapi usulan Dedi Mulyadi terkait Vasektomi syarat bansos (X @Buya_Albahja, @bedakkari)

"Dalam hukum fikih, pemandulan tidak diperkenankan," tegasnya Buya Yahya.

Baca Juga: Siapa Ronny Lukito? Salah Satu Sosok Pemilik Brand Ternama yang Membuat Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi Menangis Karena Hal Ini

Mengapa pemandulan dalam hukum fikih tidak diperkenankan? Buya Yahya menyampaikan alasan bahwa manusia tidak pernah tahu apa yang terjadi ke depannya, sehingga dikhawatirkan dalam perjalanan hidup anak yang dimiliki sebuah keluarga ternyata meninggal dunia namun karena si bapak sudah di vasektomi maka ia tak akan bisa memiki anak lagi.

"Jangan-jangan nanti anaknya diambil ke surga duluan akhirnya tidak bisa punya anak lagi, nyesel kan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari," imbuhnya.

Sebab dalil itulah, Buya Yahya menyarankan memakai alat kontrasepsi yang sehat dengan banyak cara yang bisa dipilih, jika vasektomi adalah KB yang hanya memandulkan pria untuk sementara maka hal itu tak masalah.

Baca Juga: LHKPN Dinilai Tak Wajar! KPK Panggil Kepala BPJN Kalbar Dedy Mandarsyah, Ayah Dokter Koas Lady Aurellia yang Viral

"Jika itu pemandulan selama-lamanya maka hal itu tak diperkenankan," tegasnya.

Bahwa jika vasektomi akan membuat seorang pria mandul selama-lamanya maka hal itu dalam ilmu fikih dilarang.

Meskipun ada wacana bahwa vasektomi bisa dikembalikan seperti semua, namun hal itu masih menjadi perdebatan bahkan dikalangan dokter sendiri.

"Maka alangkah mudahnya (masyarakat) diberi edukasi untuk mengatur kehamilan dengan cara selain itu, yang ulama tidak berbeda pendapat, ulama tidak menyalahkannya," tegasnya.

Baca Juga: Bukan Kejadian yang Pertama! Sosok Dedy Mandarsyah Diduga Pernah Lakukan Ini ke Teman Koas Lady Aurellia Pramesti

Buya Yahya menegaskan bahwa kontrasepsi banyak macamnya, sehingga untuk mengatur kehamilan masih banyak cara lewat kontrasepsi-kontrasepsi lainnya, namun ia juga menegaskan bahwa yang utama masyarakat butuh di edukasi bagaimana cara mengatur kehamilan.

Untuk itu Buya Yahya juga meminta masyarakat mendukung bersama-sama pemimpin yang memperhatikan kemaslahatan orang banyak dan jika ada kekurangan maka sebagai umat berbangsa harus saling mengingatkan dalam kebaikan, tolong menolong dalam kebaikan dan juga ketakwaan.***

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Al Bahjah TV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X