SketsaNusantara.id - Viral video di media sosial kasus dokter Koas Unsri Palembang dianiaya dan dipukuli.
Dokter Koas bernama Lady Aurellia Pramesti diduga jadi dalang dari pemukulan dokter Koas Luthfi.
Duduk perkara penganiayaan ini bermula pada Lady yang keluhkan jadwal jaga RS di saat libur Natal 2024.
Jadwal tersebut telah disepakati oleh Ketua Koas Lutfhi dan dokter lainnya, namun Lady protes.
Diduga tak terima dapat jadwal jaga di hari libur, Lady mengadukan hal tersebut kepada ibunya.
Hingga akhirnya ibu Lady Arellia meminta untuk bertemu dengan Ketua dokter Koas Lutfhi dan terjadi pemukulan oleh sopir ibu Lady di sebuah kafe di Palembang.
Usai video detik-detik pemukulan dokter Koas Luthfi itu viral, ayah Lady pun disorot netizen.
Diketahui kalau Lady adalah anak salah satu pejabat PUPR di Kalimantan Barat yang bernama Dedy Mandarsyah.
Informasi soal Dedy adalah ayah Lady beredar luas hingga terkonfirmasi dari komentar warganet yang mengaku mengetahui sosok Dedy Mandarsyah.
Netizen sampai beri julukan kasus penganiayaan dokter Koas Unsri Palembang ini seperti kasus Mario Dandy jilid 2.
Tersorot usai tingkah sang anak yang dinilai arogan, fakta-fakta tentang sosok Dedy Mandarsyah pun dikuliti netizen.
Artikel Terkait
Sujiwo Tejo Sebut Bercandaan Gus Miftah pada Yati Pesek Sudah Biasa, Benarkah Guyonan Menyindir Fisik Dianggap Wajar dalam Pagelaran Wayang?
Kucing Kesayangan Prabowo, Bobby Kertanegara Dapat Hadiah Cat Villa dari Kedubes Tiongkok, Netizen Singgung Soal Gratifikasi: Segera Lapor 'KPK'
Megahnya 'Istana' Baru Milik Bobby Kertanegara, Segini Harga Cat Tree Hadiah dari Kedubes Tiongkok, Setara 10 Gram Emas?
Instagram BPJN Kalimantan Barat Kena Serang Netizen, Imbas Insiden Penganiayaan Dokter Koas FK UNSRI Palembang
Beredar Video Agus Buntung Alias IWAS Menangis Minta Tolong Presiden Prabowo Tangani Kasusnya, Bikin Netizen Nyinyir: Cosplay Jadi Agus Sedih
Polemik Naiknya Honor Guru Ngaji, Ketua DPC PKB Sebut Kewenangan Bupati Terpilih: Guru Ngaji Jangan Dibuat Mainan!
Ketua DPC PKB Jember Ayub Desak Bupati Hendy Minta Maaf, Usai Ngomong Honor Guru Ngaji Bakal Naik Jadi Rp2,5 Juta Tahun Depan
Komisi D DPRD Jember Bantah Bakal Ada Kenaikan Honor Guru Ngaji di Tahun 2025, Sunarsi: Kalau Ada Tambahan Dibahas di PAPBD
Jadi Narasumber Talkshow Suara Dewan, Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur Lia Istifhama Singgung Asas Keadilan
Dokter Koas yang Tak Terima Jadwal Jaga di Hari Libur Ternyata Anak Pejabat, Harta Kekayaan Sang Ayah Jadi Sorotan, Banyak yang Tidak Dilaporkan?