Kamis, 4 Juni 2026

Buya Yahya Angkat Bicara Soal Vasektomi yang Diajukan Sebagai Syarat Penerima Bansos Oleh Gubernur Jawa Barat: Tujuannya Sudah Benar Tapi...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 5 Mei 2025 | 20:15 WIB
Buya Yahya tanggapi usulan Dedi Mulyadi terkait Vasektomi syarat bansos  (X @Buya_Albahja, @bedakkari)
Buya Yahya tanggapi usulan Dedi Mulyadi terkait Vasektomi syarat bansos (X @Buya_Albahja, @bedakkari)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan vasektomi sebagai salah satu syarat bagi keluarga yang akan menerima bansos di Jawa Barat.

Tujuannya yang disebutkan Dedi Mulyadi menyarankan hal itu adalah untuk mengendalikan angka kelahiran dan mengurangi kemiskinan di Jawa Barat.

Usulan Dedi Mulyadi mengenai vasektomi ini telah menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat, menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan organisasi masyarakat.

Baca Juga: Viral Dedy Mulyadi Murka Lihat Lucky Hakim Plesiran ke Jepang, Baru 2 Bulan Jabat Bupati Sudah Berulah

Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut menyatakan bahwa vasektomi yang dijadikan syarat bansos adalah haram, kritik juga datang dari pihak-pihak yang menilai usulan ini melanggar hak asasi manusia.

Dalam hal ini Buya Yahya, sebagai ulama akhirnya juga angkat bicara bahwa apa yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi saat ini karena perannya sebagai pemimpin untuk kebaikan rakyatnya.

"Kalau memang ingin membuat perubahan yang baik maka mari kita dukung kebaikan-kebaikannya dan jika ada sesuatu yang kurang baik, beliau (Dedi Mulyadi) karena bukan malaikat," ujar Buya Yahya dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Baca Juga: Viral! Goyang Wadidaw di Sukabumi, Kreativitas Atau Pengemis Online? Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi Kena Sentil

"Itu (vasektomi) merupakan bagian ijtihad beliau dari sisi ingin mensejahterakan rakyat maka perlu kita dukung, dan dari sisi kesalahannya karena memang beliau bukan malaikat maka harus diingatkan," tambahnya.

Buya Yahya berpandangan bahwa apa yang menjadi usulan Dedi Mulyadi untuk KB atau vasektomi bagi suami jangan langsung dipandang pada sisis buruknya, namun dipandang secara lebih luas, sebagai bagian dari bangsa harus saling membantu dan saling mengingatkan sesuai dengan keahlian.

"Ini bisa jadi merupakan bentuk ijtihad pemimpin untuk mensejahterakan rakyat," imbuhnya.

Baca Juga: Syahnaz Sadiqah Diadukan ke Dedy Mulyadi Imbas Bawa Anak Main ke Kantor Bupati Bandung Barat

"Apakah boleh? Tujuannya sudah benar, kalau salah caranya tinggal kita benarkan seperti apa nantinya jadi jangan sampai ada polemik panjang lalu kita caci maki, siapapun pemimpinnya," tegasnya.

Lebih jauh Buya Yahya menjabarkan apa itu vasektomi dimana setelah vasektomi maka seorang pria tetap mampu melakukan hubungan suami istri dengan normal namun tidak akan bisa membuahi atau kemandulan bagi pria.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Al Bahjah TV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X