SketsaNusantara.id - Kebijakan Dedi Mulyani terkait program pengiriman siswa bermasalah mendapat perhatian publik, termasuk pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti.
Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu mengirim anak-anak nakal yang suka terlibat tawuran, bolos sekolah dan memiliki perilaku negatif ke barak militer untuk mendapatkan pembinaan.
Program ini telah dijalankan sejak hari Jumat, 2 Mei 2025 dan setidaknya ada 39 pelajar dimasukkan ke barak militer di di markas Resimen Armed 1 Kostrad Purwakarta.
Baca Juga: Curhatan Ibu Seorang Anak yang Dikirim Dedi Mulyadi ke Barak TNI: 'Saya Sudah Tidak Sanggup...'
Pelajar yang mengikuti program kedisiplinan ini juga telah mendapatkan kesepakatan dari sekolah dan dukungan dari orang tua masing-masing.
Dedi Mulyadi juga ikut meninjau langsung pelaksanaan kegiatan program ini dan memastikan keadaan para pelajar selama mengikuti pelatihan.
Melalui video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, Dedi Mulyadi melihat perubahan positif para siswa yang mengikuti pendidikan militer. Mereka jadi lebih disiplin dan mengaku ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
"Dengan begini kalian jadi ingat orang tua. Sadar sekarang betapa berarti seorang ibu dan bapak padahal kalian sering ngelawan, sama guru juga," kata Dedi Mulyadi di hadapan para peserta pelatihan di barak militer dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
"Ketika jauh dari orang tua kangen, tapi kalo ketemu sering nyakitin. Siap berubah, siap maju, kalian semua sudah sangat bagus harus tetap semangat," tandasnya.
Video perubahan anak-anak bermasalah yang seketika jadi penurut dan disiplin mendapat apresiasi publik. Warganet menyebut program pelatihan di barak militer ini menjadi wadah untuk mengarahkan anak-anak menuju ke arah positif.
Program ini juga dinilai menjadi solusi mengatasi kenakalan remaja yang makin meresahkan terutama di Jawa Barat.
Bivitri Susanti ikut menyoroti program pelatihan ini dan menyoroti pertanyaan netizen yang "menyentil" kalangan elit.
Artikel Terkait
Fakta Mengejutkan Aura Cinta! Remaja Viral yang Debat dengan Dedi Mulyadi Soal Wisuda Sekolah, Ternyata Pemain Sinetron dan Eks Model Iklan Pinjol
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Usul Syarat Baru Bansos yakni Vasektomi pada Pria, Apa Itu? Ini Tujuan hingga Efek Sampingnya
Dilarang Dedi Mulyadi, Direstui Menteri? Inilah Babak Baru Polemik Kebijakan Wisuda di Sekolah!
Sekolah Masih 'Ngotot' Adakan Study Tour dan Wisuda? Dedi Mulyadi 'Bikin Viral' Isi WA SMP Ini!
Buya Yahya Komentari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soal Vasektomi Syarat Penerima Bansos, Menyimpang dari Syariat?
Tuai Banyak Kecaman, Dedi Mulyadi Tetap Ngotot Terapkan Vasektomi sebagai Syarat Bansos, Dandhy Laksono: Makin Terlihat Manipulatif