SketsaNusantara.id - Sosok bos pemilik Eiger Adventure Land yang disegel Dedy Mulyadi jadi sototan.
Usai banjir dahsyat yang melanda Jabodetabek, Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi sambil meneteskan air mata menyegel salah satu tempat wisata di puncak Bogor.
Ia adalah Ronny Lukito, pendiri Eiger Adventure Land, sebuah kawasan wisata yang berkedok ekowisata yang diduga berkontribusi terhadap banjir dahsyat yang baru terjadi di Jabodetabek.
Sebab itulah Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi kemudian menutup tempat wisata yang memiliki jembatan gantung terpanjang di dunia yakni jembatan gantung sepanjang 530 meter.
Proyek ini dulunya diresmikan oleh Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat dan didukung oleh Sandiaga Uno selaku Menteri ekonomi dan kreatif serta diresmikan oleh Ade Yasin, Bupati Bogor yang kini menjadi koruptor.
Pembangunan Eiger Adventure Land oleh Ronny Lukito dinilai membuat kawasan puncak berubah fungsi dimana seharusnya kawasan puncak sebagai daerah resapan air namun berubah menjadi bangunan permanen.
Sehingga akibatnya daerah resapan air menjadi berkurang sebab lahan hijau yang berubah wujud menjadi bangunan mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air sehingga jadi pemicu banjir.
Sebab kawasan Puncak merupakan hulu dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, maka perubahan tata ruang di kawasan ini berdampak langsung pada aliran air di DAS Ciliwung, yang pada akhirnya mempengaruhi wilayah Jabodetabek.
Lalu siapa sebetulnya Ronny Lukito yang merupakan pemilik Eiger Adventure Land yang kini disegel Dedy Mulyadi?
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Roni Lukito adalah pendiri sebuah merek perlengkapan kegiatan luar ruang terkemuka di Indonesia.
Merk tersebut adalah merk Eiger, sebuah merk adventure eguipment atau peralatan petualangan terlengkap yang menjadi brand terkemuka di Indonesia.
Artikel Terkait
Tawarkan Bantuan, Ibu-Ibu di Bekasi ini Tegas Tolak Tawaran Gibran Rakabuming Raka, Netizen: Mudah-mudahan Si Emak Aman...
Atasi Banjir Bekasi, Dedi Mulyadi Siapkan 4 Kebijakan Bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Termasuk Bongkar Bangunan Liar?
Bupati Jember Gus Fawait Turunkan Retribusi Pasar, Pengamat Kebijakan Publik Unej Hermanto: Tidak Menyalahi Aturan
Pemprov Jatim Instruksikan Program MBG Berjalan di Jember, Ketua DPRD Halim: Ada Potensi Tambahan Alokasi Anggaran
Tragis! Kesal karena Masalah Rumah Tangga Anaknya, Mertua di Jember Aniaya Menantu hingga Babak Belur