• Di sebelah barat terdapat To-po-teng
To-po-teng di artikan sebagai semenanjung Melayu/Sumatera.
Kepemimpinan Ratu Shima
Ratu Shima memerintah dari tahun 674 setelah suaminya Raja Kartikeyasinga meninggal hingga 695 M.
Di bawah kepemimpinannya, Kerajaan Kalingga mencapai puncak kejayaannya.
Ia dikenal sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana, yang mampu menegakkan hukum dengan tegas tanpa pandang bulu.
Ketegasannya itulah yang membuat ia hampir saja membunuh putra mahkotanya sendiri karena telah menyentuh koin emas yang sengaja ditinggalkan.
Baca Juga: Kapal Jung Jawa Kuno: Raksasa Maritim Nusantara yang Mengubah Sejarah Kerajaan, Milik Siapa?
Ia adalah Raja Ta-Shih yang merupakan raja dari Arab sengaja meninggalkan sekantung emas di persimpangan jalan dekat dengan alun-alun kerajaan.
Ia menyuruh utusannya dan dengan sengaja meninggalkan emas-emas itu untuk menguji kejujuran rakyat Kerajaan Kalingga yang terkenal akan kejujurannya.
Namun selama 3 tahun, pundi-pundi emas itu tak tersentuh sama sekali karena orang yang lewat akan memilih menghindarinya.
Namun pada suatu hari pundi-pundi emas itu tak sengaja terinjak oleh putra mahkota Kerajaan Kalingga sendiri.
Ratu Shima menjadi marah pada putra mahkotanya dan langsung memerintahkan hukuman mati bagi putranya sendiri.