Namun atas permintaan sejumlah pejabat kerajaan agar mengampuni sang pangeran maka akhirnya putranya diampuni dari hukuman mati namun tetap menjalani hukuman yakni hukuman potong satu ruas jari sang pangeran.
Mendengar berita itu, Raja Ta-Shih dari Arab tersebut kemudian mengurungkan niatnya untuk menyerang Kalingga.
Ketegasannya itu yang membuat tak ada rakyat atau pejabat yang berani berhadapan muka dengannya apalagi hingga menantangnya.
Baca Juga: Pemandian Tak Pernah Kering, Candi Umbul di Magelang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Dalam buku Continue and Change : Tradisi Pemikiran Islam di Jawa yang merupakan buku catatan Ismawati dan kawan-kawan yang terbit pada tahun 2006.
Catatan itu menyebutkan bahwa Kerajaan Kalingga mengambil alih peran Bandar dagang teramai yang awalnya dikuasai oleh Kerajaan Tarumanegara di pesisir utara Jawa bagian barat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Napak Tilas Warisan Kerajaan Cirebon, Misteri di Balik Keraton Kasepuhan, Sumur Sumber Manfaat Ini Sampai Pernah Jadi Tempat Wudhu Wali Songo
Dari Prasasti Dinoyo ke Candi Badut! Menelusuri Jejak Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan Kuno di Jawa Timur yang Konon jadi Cikal Bakal Sejarah Kota Malang
Mengungkap Jejak Kerajaan Mataram Kuno di Situs Liyangan Purbosari Temanggung, Konon Pernah Luluh Lantak Karena Letusan Gunung Sindoro
Misteri Candi Dermo yang Tersembunyi di Kawasan Sidoarjo, Gerbang Menuju Tempat Suci Kerajaan Majapahit?
Mengenal Candi Ngempon Semarang, Konon Merupakan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Dibuat Sekitar Abad ke-8
Lokasi Kerajaan Tertua di Nusantara Ini Menjadi Kawasan IKN, Seperti Menghidupkan Kejayaan Masa Lalu