SketsaNusantara.id - Mengulik tentang kisah Docang, kuliner lawas yang punya sejarah panjang dan berhubungan dengan persebaran Islam yang dilakukan Wali Songo di Pulau Jawa.
Dalam sebuah riwayat dikisahkan tentang makanan kegemaran Wali Songo, yang kini menjelma jadi kuliner legendaris khas Cirebon.
Makanan favorit para wali yang dimaksud adalah Docang. Ia merupakan singkatan dari bodo atau campuran mungkil dan kacang yang menjadi bahan utama pembuatan makanan ini.
Docang bukan hanya sekedar makanan, namun sekaligus ikut mengiringi sejarah perjalanan penyebaran agama Islam di negeri ini khususnya tanah Cirebon.
Bagaimana Docang menjadi makanan favorit? Ini dia cerita selengkapnya dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube DUA AUFA.
Cerita bermula ketika ada salah satu pangeran yang tidak menyukai kegiatan dakwah para Wali Songo di tanah Jawa sekaligus di Cirebon.
Untuk itu sang pangeran kemudian bermaksud menyudahi kegiatan tersebut sehingga ia kemudian membuat hidangan untuk para Wali Songo yang sedang berkumpul di mesjid.
Pengeran memasak makanan bernama Docang, makanan ini juga sengaja diracuni untuk mencelakai para wali dengan maksud menghentikan penyebaran Islam
Namun rupanya hasilnya di luar dugaan sang pangeran, entah karena keajaiban atau keberkahan dari para wali, Docang yang disajikannya tidak mematikan namun justru makanan tersebut menjadi terasa lezat dan menyegarkan.
Sehingga para Wali sangat menyukai dan kemudian meminta kembali kepada pangeran agar dibuatkan lagi makanan tersebut.
Sejak saat itu, bersiar luas di Cirebon bahwa para Wali Allah menyukai makanan Docang.
Maka sejak saat itu pula, makanan Docang menjadi kuliner yang sangat populer di masyarakat Cirebon.