jelajah

Potret Kampung Terpencil di Jember Jaraknya 11,5 Km dari Pusat Kota, Dulu Kebun Cokelat Kini Dikelilingi Tebu

Senin, 14 April 2025 | 19:30 WIB
Ilustrasi kampung terpencil yang ada di wilayah Kabupaten Jember. (Pixabay.com/Herriest)

Lokasi tepatnya kampung ini berada di Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Baca Juga: Melihat Situs Beteng Semboro Jember Jawa Timur, Jadi Saksi Bisu Pertempuran Era Majapahit yang Tak Terlupakan!

Desa Serut sendiri terdiri dari 6 dusun, antara lain Dusun Serut Krajan, Serut Selatan, Serut Barat, Karang Anom, Badean dan Kasian.

Ciri khas kampung terpencil di Desa Serut ini yaitu sisi rumah-rumah warga atau area perkampungan hanya ada pada satu sisi jalan saja.

Sedangkan di sisi sebelahnya atau di depan area rumah warga adalah perkebunan tebu.

Baca Juga: Yogyakarta Jadi Satu-Satunya Provinsi yang Tak Pernah Dijajah Bangsa Asing, Intip Kisah Kesultanan Tertua di Indonesia yang Dihormati hingga Kini

Dulunya, wilayah ini merupakan areal perkebunan cokelat, namun kini sudah beralih fungsi menjadi kebun tebu.

Tak terbayangkan bagaimana sejuk dan dinginnya suasana kampung di bagi dan malam hari?

Tentu saja jauh dari jalan raya yang bising dengan asap dan suara kendaraan bermotor yang lalu lalang seperti di pusat kota.

Baca Juga: 5 Fakta Situs Gumuk Gong atau Watu Gong Jember: Jejak Perdaban Kuno Nusantara hingga Disebut Prasasti Tertua di Jawa Timur

Sejauh mata memandang hanya terlihat pepohonan hijau di belakang rumah-rumah warga menjadikan suasana kampung di Desa Serut ini semakin asri dan sejuk.

Rumah-rumah warga yang ada di sana pun amsih sederhana, namun bangunan tembok sebagian besar sudah terlihat kokoh.

Di halaman samping rumah warga nampak sejumlah tanaman menghasilkan buah hingga umbi, seperti singkong hingga pisang yang bisa dipanen sewaktu-waktu.

Baca Juga: Akibat Takdir Mimpi Bertemu Rasulullah SAW hingga 3 Kali, Tokoh Wali Songo ini Lahir dari 2 Kerajaan Besar

Potret kampung terpencil di Kabupaten Jember yang suasananya masih asri. (Tangkap layar YouTube Cak Ali)

Halaman:

Tags

Terkini