SketsaNusantara.id - Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah memiliki salah satu makam salah satu pangeran Keraton Solo.
Nama pangeran Keraton Solo tersebut adalah Ki Ageng Pametjut atau Ki Ageng Pamecut.
Menilik sejarahnya dari postingan Facebook Kraton Sumber Suwuk, Ki Ageng Pametjut merupakan cucu dari Sunan Kalijaga yang memperoleh tanah Perdikan.
Tanah Perdikan tersebut dijadikan Ki Ageng Pametjut sebagai pesangrahan Ngawonggo Ceper Klaten pada era zaman Kasultanan Pajang.
Dikenal sebagai salah satu cucu dari Sunan Kalijaga, sebagaimana pertalian nasabnya melalui sang ayah yakni Sunan Adi.
Ia diketahui memiliki saudara seibu yang bernama Ki Ageng Pembantjar, lebih lanjut Ki Ageng Pametjut merupakan pangeran yang hingga akhirnya hayatnya tidak mempunyai keturunan.
Baca Juga: Amalan Manjur dari KH Achmad Chalwani bagi Jomblo Cepat Dapat Pasangan, Hari Tua Tidak Akan Kesepian
Sehingga pesanggrahan Ngawonggo diteruskan oleh para putra trah keturunan Ki Ageng Pembantjar yaitu Pangeran Djungut.
Tanggal hingga tahun wafatnya Ki Ageng Pametjut hingga saat ini belum dapat diketahui, namun makamnya berada pada komplek pemakaman di Sentono, Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Dikutip SketsaNusantara.id dari TikTok @rippapadevon, kompleks pemakaman Ngawonggo Ceper begitu megah, luas, dan sangat kental dengan mataraman.
Komplek pemakaman tersebut terdiri 2 gedong utama, yaitu gedong yang merupakan tempat makamnya Ki Ageng Pametjut.
Artikel Terkait
Makam Kerkhof Hang Tuah Kota Tegal Jateng, Jejak Peninggalan Masa Belanda Terdapat Makam Berusia 200 Tahun
Amalan saat di Depan Pintu Makam Rasulullah, Gus Faiz Madura: 2 Doa yang Paling Afdol di Dunia, Jangan Sampai Tidak Diamalkan!
Sejarah Benteng Van Den Bosch hingga Keberadaan Makam Pengikut Pangeran Diponegoro yang Dikubur Hidup-Hidup
Makam Kyai Pahing, Keturunan Tokoh Muslim Penyebar Ajaran Kristen di Pulau Jawa, Pendiri Gereja Kristen Jawi Wetan?
Menelusuri Makam Eyang Jugo di Gunung Kawi, Konon jadi Guru Spiritual Pangeran Diponegoro