Sabtu, 18 Juli 2026

Siapa Nama Asli Presiden Soekarno? Ternyata Ini Alasan dan Tujuan Bung Karno Ganti Nama Lengkap dengan Maknanya

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 2 Juni 2026 | 08:00 WIB
Alasan di balik Presiden Soekarno mengganti namanya (X/ @ReeNGaston.)
Alasan di balik Presiden Soekarno mengganti namanya (X/ @ReeNGaston.)

SketsaNusantara.id - Menjelang peringatan hari lahir Presiden pertama Republik Indonesia pada 6 Juni, banyak masyarakat kembali mencari informasi mengenai sosok Ir. Soekarno.

Salah satu yang cukup sering membuat penasaran adalah nama asli sang proklamator sebelum dikenal luas sebagai Bung Karno.

Nama Soekarno telah melekat kuat dalam sejarah Indonesia sebagai tokoh yang memproklamasikan kemerdekaan bersama Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 sekaligus presiden pertama.

Baca Juga: Soekarno Ternyata Tak Lahir di Blitar, Jejak Kelahirannya Berusaha Dikaburkan Orde Baru?

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Soekarno ternyata bukan nama yang diberikan orang tuanya sejak lahir.

Presiden Soekarno rupanya pernah mengganti namanya saat masih kecil.

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Soekarno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 6 Juni 1901.

Saat dilahirkan, kedua orang tuanya yakni Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai memberikan nama Kusno Sosrodihardjo.

Baca Juga: Sering Tidak Punya Uang, Presiden Soekarno Lelang Peci Hitamnya untuk Zakat dan Orang Miskin di Makam Sunan Giri

Menurut sejumlah catatan biografi Bung Karno, semasa kecil ia sering mengalami sakit-sakitan.

Kondisi tersebut membuat kedua orang tuanya mencari berbagai cara agar kesehatan putranya membaik.

Salah satu kepercayaan yang berkembang dalam budaya Jawa saat itu adalah mengganti nama seseorang yang sering sakit dengan harapan memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Karena alasan itulah, Kusno Sosrodihardjo kemudian diganti menjadi Soekarno.

Baca Juga: Jarang Orang Tahu! Inilah Deretan 9 Anak Presiden Soekarno, Semuanya Terjun ke Dunia Politik?

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X