Pelepasan kedudukan kebangsawanan Ki Ageng Suryomentaram di setujui oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VIII yang merupakan sultan baru pengganti ayahnya.
Selanjutnya, Ki Ageng Suryomentaram menjadi rakyat biasa yang tinggal di sebuah desa yang bernama Bringin di daerah Salatiga, Jawa Tengah.
Sebagai rakyat biasa ia bekerja sebagai petani dan juga mulai meneliti ilmu kebatinan dan sekaligus menjadi guru aliran kebatinan yaitu Kawruh Begja.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Asal Usul Nama Prawiro, Dulu Jadi Gelar, Kini Banyak Dipakai di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Trah Terbanyak di Jawa?
Tumenggung Sumodiningrat, Singo Barong Yogyakarta, Ulama Tanah Jawa yang Mulai Terlupa, Mati Mengenaskan di Tangan Lawan
Ada Makam Raja Cirebon di Jogja: Sejarah Panembahan Girilaya yang Jadi Tahanan Mertuanya di Yogyakarta
Pesanggrahan Ambarukmo Yogyakarta, Tempat Ikonik Sultan Hamengkubuwono VII Mandheg Pandhito, Disebut Sebagai Tempat Kutukan Sultan?
Naik Tahta Sejak Usia 3 Tahun, Mengenal Sosok Raja Yogyakarta yang Masa Kepemimpinannya Penuh Drama hingga Dianggap Tunduk pada Belanda