Kamis, 4 Juni 2026

Makanan Jawa Selalu Manis, Benarkah Begitu? Ternyata Ada Alasan dan Sejarah Panjang Dibaliknya!

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Senin, 5 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi: Sejarah makanan di daerah Jawa yang identik dengan rasa manis. (Freepik/ topntp26)
Ilustrasi: Sejarah makanan di daerah Jawa yang identik dengan rasa manis. (Freepik/ topntp26)

Dalam kondisi tersebut, masyarakat Jawa harus cerdas dan kreatif untuk bertahan.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Kuliner Legendaris Malang yang Murah-meriah Cocok Buat Anak Kos, Kuy Jajan!

Mereka mulai memanfaatkan tebu yang melimpah untuk menciptakan berbagai makanan manis.

Dari sinilah lahir berbagai kuliner khas Jawa yang manis, termasuk kue tradisional seperti wajik, yang sudah disebutkan dalam kitab-kitab kuno sejak abad ke-16.

Di sisi lain, ada pendapat yang mengatakan bahwa makanan Jawa selalu manis ini sudah menjadi tradisi sejak zaman Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: 5 Restoran Gudeg Paling Populer di Yogyakarta, Ternyata Kuliner Khas Jogja Ini Punya Tiga Jenis Varian Berbeda, Apa Saja?

Guru Besar Ilmu Budaya di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Bani Sudardi mengungkapkan, di Pulau Jawa, masyarakat Jawa yang dekat dengan keraton memiliki kecintaan mendalam terhadap kuliner manis.

Kecenderungan ini berasal dari filosofi yang menganggap rasa manis sebagai simbol kenikmatan di lingkungan keraton.

Tradisi ini sudah ada sejak era Majapahit dan dipengaruhi oleh kondisi alam Pulau Jawa yang dulunya dipenuhi pohon kelapa.

Baca Juga: Jadi Makanan Pokok Para Pejuang, Ini 5 Kuliner Khas Indonesia yang Disajikan saat Perayaan HUT Kemerdekaan RI

Berkat kelimpahan pohon kelapa, masyarakat setempat mengembangkan berbagai inovasi, termasuk pembuatan gula kelapa (gula Jawa), yang menambah rasa manis pada makanan mereka.

Warisan kuliner ini kini menjadi identitas kuliner Jawa, namun ada aspek kesehatan yang perlu diperhatikan.

Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit lainnya.

Baca Juga: Melegenda Sejak Tahun 1915, Favorit Warga Belanda? Sego Becek, Kuliner Khas Nganjuk Makin Maknyus Disantap Saat Hangat

Jadi, meskipun makanan manis di Jawa memiliki sejarah dan cita rasa yang menarik, penting untuk menikmati semua ini dengan bijak.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube Zenius

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X