SketsaNusantara.id- Mengenal salah satu kuliner khas Nganjuk yang sudah ada sejak zaman dulu.
Merupakan kuliner legendaris yang sampai saat ini masih bertahan dan semakin banyak peminatnya.
Siapa sangka, ternyata kudapan khas Nganjuk yang dikenal dengan sego becek ini sudah ada sejak zaman Belanda.
Dikutip dari berbagai sumber, hidangan ini sudah ada sejak zaman Belanda. Yakni sekitar tahun 1915.
Dahulu bahkan namanya bukan sego becek. Memiliki julukan sendiri menggunakan Bahasa Belanda.
Nasi atau sego becek dahulu di Nganjuk disebut dengan nama "de trieste rijst". Akhirnya dikenal sebagai makanan khas Nganjuk sejak Tahun 1940.
Pemberian nama 'becek' tidak sembarangan. Sebab nama itu berasal dari tekstur makanan yang khas.
Sesuai dengan namanya, mengacu pada kondisi nasi yang teksturnya terasa lembek atau sedikit basah.
Lantaran nasi sudah diberi bumbu khusus yang membedakan hidangan ini dengan kuliner lainnya.
Melansir YouTube Dyodoran, satu porsi sego becek biasanya terdiri dari kubis, capar atau tauge, dan seledri.
Tiga sayuran di atas diletakkan di atas nasi. Nasi yang hangat itu kemudian disiram dengan kuah gulai.
Artikel Terkait
Profil Tante Lien, Penyanyi Lagu Geef Mij Maar Nasi Goreng yang Wafat di Den Haag, Seniman Belanda Kelahiran Surabaya
7 Kuliner Khas Yogyakarta yang Legendaris, Penggemarnya Tidak Pernah Surut Bahkan Sampai Sekarang
Mengulik Asal Usul Kipo, Jajanan Legendaris Khas Kotagede Yogyakarta, Kuliner Favorit Bangsawan Kerajaan Mataram Kuno
Sejak Tahun 1980! Kuliner Legendaris Rujak Cingur Mak Tun Malang, Uniknya Dipungkasi dengan Kuah Kolak Santan yang Lekoh...
Di Mana Lokasi Makam Sunan Ngatas Angin? Ulama Penyebar Islam Bumi Nganjuk, Kini Tak Pernah Sepi Kunjungan Peziarah
Apa Hubungannya dengan Sunan Kalijaga? Sejarah Tari Tayub, Lenggak-Lenggok Cantik Kesenian dari Nganjuk