SketsaNusantara.id - Bali dikenal sebagai provinsi yang penduduknya sebagian besar beragama Hindu.
Dan tentu saja, mayoritas masyarakatnya adalah suku Bali.
Walau begitu, terdapat beberapa suku lain yang juga menetap di Bali.
Salah satunya adalah suku Nyama Selam yang mayoritas tinggal di Desa Pegayaman, Buleleng.
Nyama Selam adalah sub-etnis Bali yang keseleuruhan beragama Islam dan tinggal di beberapa wilayah.
Walau suku Nyama Selam beragama Islam, namun kelompok ini berbeda dengan muslim di Pulau Jawa.
Nyama Selam adalah sebutan bagi muslim yang masih menjalankan tradisi Bali dalam kesehariannya.
Perpaduan ini melahirkan banyak hal menarik dalam kehidupan Suku Nyama Semal.
Dirangkum SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, inilah 5 fakta unik Suku Nyama Selam di Desa Pegayangan, Bali.
Baca Juga: 9 Suku Tertua di Indonesia, Bahkan Salah Satunya Ada yang Sudah Tinggal Sejak Satu Juta Tahun Lalu?
Artikel Terkait
Mengenal Sunan Kuning, Tokoh Ulama Tionghoa Jawa yang Sebarkan Islam di Semarang dan Pantura
Siapa Arya Penangsang? Pemimpin Kerajaan Demak yang Kontroversial, Dipercaya Punya 2 Makam di Sumatera dan Jawa
Ada Makam Tua di Gresik Terukir Nama Seorang Muslimah di Batu Nisan, Jejak Masuknya Islam ke Pulau Jawa Sebelum Wali Songo?
Siapakah Panglima Besar Kesultanan Demak? Mengenal Sosok Pemimpin Perang yang Berhasil Taklukan Portugis dan Pendiri Jayakarta
Dijuluki Pangeran Sabrang Lor, Raja Demak Berusia 17 Tahun Ini Berani Menyerang Portugis di Malaka, Siapa?