SketsaNusantara.id - Suku Samin atau Masyarakat Samin merupakan sebuah komunitas yang lahir di Blora, Jawa Tengah.
Mereka adalah para penganut ajaran Samin atau Saminisme yang merupakan buah pikiran dari Samin Surosentiko.
Pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda, penyebaran ajaran Samin bahkan mencapai Tuban dan Pati.
Walau kini sudah banyak berkurang, namun masyarakat Samin masih dapat ditemui di dusun-dusun sekitar Bojonegoro dan Blora.
Salah satunya adalah Dusun Jepang yang berada di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi.
Di dusun ini, masyarakat Samin kerap dijuluki sebagai Peniten atau Sedulur Sikep (Wong Sikep).
Baca Juga: 9 Suku Tertua di Indonesia, Bahkan Salah Satunya Ada yang Sudah Tinggal Sejak Satu Juta Tahun Lalu?
Julukan tersebut diakui oleh Mbah Hardjo, sesepuh masyarakat Samin di Dusun Jepang seperti dikutip SketsaNusantara.id dari situs Kemendikbud.
Sebutan ini tak lepas dari ajaran dalam Saminisme yang mengedepankan perlawaan tanpa menggunakan kekerasan atau senjata.
Masyarakat Samin juga dikenal jujur dan senang bergotong royong.
Sikap tersebut tak lepas dari pedoman hidup yang mereka anut yang terdiri dari 3 hal berikut.
Artikel Terkait
Melirik Kisah Caos Dhahar, Kuliner Legendaris Khas Demak Favorit Sunan Kalijaga yang Disajikan Usai Jamasan Pusaka
Penemuan Prasasti Lumbung Bukti Peradaban Sejarah Jember Sangat Tua, Tapi Bikin Pusing Para Arkeolog, Mengapa?!
Ini Alasan Majapahit Tak Mampu Taklukkan Kerajaan Sunda Pajajaran yang Kekuasaannya Jauh Lebih Kecil
Nama Asli Samin Surosentiko, Priyayi yang Jadi Petani dan Pencetus Ajaran Samin di Blora, Mahatma Gandhi dari Jawa?
Berdarah Dingin! 7 Tokoh Belanda yang Kontroversial, Paling Kejam Selama Zaman Penjajahan di Indonesia
Ada Kerangka Manusia di Bawah Prasasti Lumbung di Jember, Bukti Tradisi Megalitikum?