Melihat pekerjaan hampir selesai, Roro Jonggrang pun cemas.
Ia kemudian meminta bantuan para pelayannya untuk membangunkan ayam dan menciptakan suara-suara seakan-akan fajar telah tiba.
Pasukan jin, yang takut akan cahaya matahari, segera meninggalkan pekerjaan mereka yang belum selesai.
Menyadari dirinya ditipu, Bandung Bondowoso murka dan mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca batu untuk melengkapi candi ke-1000.
Arca Roro Jonggrang kini berdiri di dalam Candi Prambanan sebagai saksi bisu dari kisah tragis tersebut.
Candi Prambanan, juga dikenal sebagai Candi Roro Jonggrang, berdiri megah dengan tiga candi utama yang dipersembahkan kepada Trimurti: Brahma, Wisnu, dan Siwa.
Di sekitarnya terdapat situs-situs penting lainnya seperti Ratu Boko dan Candi Sewu, yang juga menjadi bagian dari legenda Roro Jonggrang.
Kini, Candi Prambanan tidak hanya menjadi situs sejarah yang penting tetapi juga pusat kegiatan seni dan budaya.
Pertunjukan Ramayana yang terkenal sering dipentaskan di sana, menarik perhatian wisatawan dari seluruh dunia.
Kisah Roro Jonggrang terus hidup dalam budaya dan sejarah Indonesia, mengajarkan kita tentang cinta, pengorbanan, dan warisan yang tak ternilai harganya.***
Artikel Terkait
Berjarak 150 Km dari Kota Surabaya, Kemegahan Candi di Jawa Timur Ini Sampai Bikin Thomas Raffles Terpesona! Apa Keistimewaannya?
Hingga Tertulis di Relief Candi dan Kitab Kuno, Inilah 8 Makanan Nusantara yang Digemari Sejak Zaman Kerajaan
6 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Masih Kokoh Berdiri Hingga Saat Ini, Cocok Banget Buat Destinasi Wisata Kamu, Yuk Kunjungi!
Kisah di Balik Kuliner Peninggalan Sunan Muria dan Sunan Kudus? Sajian Lontong Cocok untuk Sarapan Pagi, Harga Super Merakyat
Apa Julukan Sunan Gresik? Seorang Wali Songo Senior Tanah Jawa yang Punya Beragam Julukan, Sebagai Kakek...
Makam Tumenggung Ini Terus Diinjak-injak di Yogyakarta, Benarkah Tak Layak dapat Tempat Terhormat di Jawa?
Kisah Orang Belanda Baik Hati pada Masa Penjajahan, Rawat Hampir 7000 Anak Korban Perang Terlantar hingga Punya Panti Asuhan
Telaga di Kaki Gunung Wilis Ini Buka 24 Jam, Kesana Gak Perlu Takut Kemalaman dan Tutup
Mengapa Diberi Nama Sunan Ampel? Inilah Kisah Julukan Raden Rahmat, Wali Songo yang Berasal dari Champa