SketsaNusantara.id - Di zaman Jawa kuno, terdapat sebuah kisah cinta legendaris yang menggetarkan hati antara seorang pangeran ambisius dan seorang putri cantik jelita bernama Roro Jonggrang.
Kisah ini tidak hanya melukiskan romansa yang tragis tetapi juga menjadi asal mula berdirinya Candi Prambanan, candi Hindu terbesar di Indonesia.
Kerajaan Prambanan dipimpin oleh Prabu Baka, seorang raja bijaksana dari bangsa raksasa.
Dilansir dari kanal YouTube Aurel Val, awalnya Prabu Baka hidup damai bersama putrinya, Roro Jonggrang, yang terkenal karena kecantikannya.
Namun, ketenangan mereka terguncang ketika Kerajaan Pengging yang dipimpin oleh Raja Pengging dan putranya, Bandung Bondowoso, datang menyerang dengan bala tentara jin.
Bandung Bondowoso, yang sakti mandraguna, dengan mudah menaklukkan Prambanan dan membunuh Prabu Baka.
Baca Juga: Rasakan Berendam di Kolam ala Kerajaan Mataram Kuno: Berada di Magelang, Candi Apakah Itu?
Dalam pertempuran itu, Bandung Bondowoso melihat kecantikan Roro Jonggrang dan langsung jatuh cinta.
Ia pun melamar sang putri, namun Roro Jonggrang yang masih berduka dan marah atas kematian ayahnya, menolak lamaran tersebut.
Bandung Bondowoso tidak menyerah begitu saja. Ia terus memaksa hingga Roro Jonggrang memberikan dua syarat mustahil.
Syaratnya tersebut ialah membangun sebuah sumur yang dalam dan seribu candi dalam satu malam.
Dengan kesaktiannya, Bandung Bondowoso segera menyelesaikan sumur dan hampir menyelesaikan seribu candi dengan bantuan pasukan jinnya.
Artikel Terkait
Berjarak 150 Km dari Kota Surabaya, Kemegahan Candi di Jawa Timur Ini Sampai Bikin Thomas Raffles Terpesona! Apa Keistimewaannya?
Hingga Tertulis di Relief Candi dan Kitab Kuno, Inilah 8 Makanan Nusantara yang Digemari Sejak Zaman Kerajaan
6 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Masih Kokoh Berdiri Hingga Saat Ini, Cocok Banget Buat Destinasi Wisata Kamu, Yuk Kunjungi!
Kisah di Balik Kuliner Peninggalan Sunan Muria dan Sunan Kudus? Sajian Lontong Cocok untuk Sarapan Pagi, Harga Super Merakyat
Apa Julukan Sunan Gresik? Seorang Wali Songo Senior Tanah Jawa yang Punya Beragam Julukan, Sebagai Kakek...
Makam Tumenggung Ini Terus Diinjak-injak di Yogyakarta, Benarkah Tak Layak dapat Tempat Terhormat di Jawa?
Kisah Orang Belanda Baik Hati pada Masa Penjajahan, Rawat Hampir 7000 Anak Korban Perang Terlantar hingga Punya Panti Asuhan
Telaga di Kaki Gunung Wilis Ini Buka 24 Jam, Kesana Gak Perlu Takut Kemalaman dan Tutup
Mengapa Diberi Nama Sunan Ampel? Inilah Kisah Julukan Raden Rahmat, Wali Songo yang Berasal dari Champa