SketsaNusantara.id - Yogyakarta memang terkenal akan peninggalan-peninggalan bersejarahnya.
Pasalnya banyak peristiwa bersejarah terjadi di Yogyakarta dan bukti peninggalannya pun masih ada hingga kini.
Salah satunya makam ini menjadi bukti kejam dan jahatnya manusia hingga dibilang tak layak dihormati di Jawa.
Baca Juga: Makam Sunan Muria: Hanya Buka Hari-hari Tertentu dan Letaknya Jauh di Atas Gunung?
Ketika itu Keraton Solo dan Jogja masih menjadi satu yang bernama Kerajaan Mataram Islam.
Akibat ulah penghianat ini Mataram Islam gagal mengusir Belanda dari Batavia karena strateginya dibocorkan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @gejapramono, ia juga berani mengadu domba Sultan Agung yang merupakan Raja Mataram Islam kalah itu dengan saudara iparnya sendiri yakni penguasa wilayah Pati, Jawa Tengah.
Dengan memfitnah akan Pati akan melakukan pemberontakan akibatnya peperangan pecah dan pemimpin Pati mati di tangan ipar sendiri.
Setelah terbukti seorang penghianat ia dihukum mati dan tubuhnya dikubur di anak tangga makam raja-raja Mataram di Yogyakarta.
Penghianat ini merupakan seorang Tumenggung yang bernama Tumenggung Endranata.
Ia dianggap tak layak mendapat tempat terhormat di Jawa sehingga dimakamkan di anak tangga.
Makam ini berada di Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta yang makamnya juga terdiri dari Raja Surakarta karena masih bagian dari Mataram Islam.
Letak makam ini berada di atas bukit yang dulu orang Belanda dilarang naik ke sini karena dianggap suci.***
Artikel Terkait
Gak Sembarangan! Misteri 9 Pintu Makam Sunan Gunung Jati Wali Songo di Cirebon, Ada Buah Tangan Dari Istri Tercinta
5 Makam Syekh Siti Jenar dari Cirebon hingga Tuban, Mana yang Benar?
Bongkar Sosok Tukang Sapu Santri Terbaik Sunan Ampel, Punya Karomah Paling Unik, Terbukti dari 9 Makam Misterius
Rekomendasi Kuliner yang Harus Dicoba Ketika ke Makam Sunan Ampel, Selalu Rame Jadi Favorit Pengunjung
Sambut 1 Suro Sekaligus Mengenang Jasa Wali Songo, Apa yang Dilakukan Dengan Kain Mori Makam Sunan Kudus?
4 Fakta Menarik Tradisi Larap Slambu di Gunung Kemukus Sragen, Prosesi Malam 1 Suro Kompleks Makam Pangeran Samudro