Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Orang Belanda Baik Hati pada Masa Penjajahan, Rawat Hampir 7000 Anak Korban Perang Terlantar hingga Punya Panti Asuhan

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Selasa, 9 Juli 2024 | 21:30 WIB
Ilustrasi orang baik Belanda masa penjajahan punya panti asuhan (Freepik/freepik)
Ilustrasi orang baik Belanda masa penjajahan punya panti asuhan (Freepik/freepik)

SketsaNusantara.id - Ternyata gak semua orang Belanda masa penjajahan jahat, tetapi masih ada yang baik.

Bahkan orang Belanda ini berjasa bagi ribuan orang terutama di bidang kemanusiaan.

Orang Belanda ini bernama Pa Van Der Steur yang telah wafat dan dimakamkan di Indonesia.

Baca Juga: Kisah di Balik Kuliner Peninggalan Sunan Muria dan Sunan Kudus? Sajian Lontong Cocok untuk Sarapan Pagi, Harga Super Merakyat

Komplek Makam Pa Van Der Steur terletak tidak jauh dari Pasar Kembang, Kota Magelang.

Yakni terletak di Komplek Pa Van Der Steur yang berada di Jalan Ikhlas No. 68, Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Pa Van Der Steur sering disebut sebagai pahlawan kemanusiaan asal Belanda pada masa penjajahan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @gejapramono, Pa Van Der Steur mengasuh anak-anak yang kesusahan dan anak-anak yang orang tuanya gugur di medan perang.

Pa Van Der Steur menyukai merawat anak-anak dan tidak pilih-pilih baik anak dari Belanda maupun warga Jawa, Manado, maupun Ambon.

Baca Juga: Apa Julukan Sunan Gresik? Seorang Wali Songo Senior Tanah Jawa yang Punya Beragam Julukan, Sebagai Kakek...

Semuanya dirawat dan dijaga dengan baik sesuai rasa kemanusiaannya yang tinggi.

Pa Van Der Steur merawat hampi 7000 anak dan mempunyai panti asuhan untuk menampungnya.

Menurut penjaga disana setiap bulan Juli banyak orang Belanda kembali kesini untuk melakukan upacara penghormatan Pa Van Der Steur.

Hal ini karena jasanya yang begitu besar dan tak akan terlupakan baik bagi orang Belanda atau Indonesia. Pantas saja makamnya masih sangat terawat dan banyak dikunjungi.***

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @gejapramono

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X