SketsaNusantara.id- Bila ada nominasi siapa raja di tanah jawa yang paling romantis, bisa jadi Mpu Manuku dari Dinasti Sanjaya-lah yang berhak menyandangnya.
Tak tanggung-tanggung, untuk membuktikan rasa cintanya, Mpu Manuku menghadiahi sang istri sebuah candi.
Bahkan, kisah cinta mereka diabadikan dalam relief candi yang masih bisa kita saksikan sampai sekarang.
Adalah komplek Candi Plaosan yang berada di kawasan Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang menjadi kisah romantis tersebut.
Bangunan kuno bercorak Buddha ini berdiri di tengah pemukiman warga, tidak jauh dari kawasan komplek Candi Prambanan.
Secara umum, komplek Candi Plaosan terbagi menjadi dua. Yakni Candi Plaosan Lor (Utara) dan Candi Plaosan Kidul (Selatan).
Komplek Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan kidul hanya dipisahkan oleh sebuah jalan raya dan area persawahan.
Candi Kembar
Dilansir SketsaNusantara dari laman BPCB Jateng, kedua candi tersebut sering disebut “candi kembar” karena bentuknya yang hampir serupa.
Memasuki area candi, terdapat sepasang Arca Dvarapala yang saling berhadapan sebagai penjaga gerbang masuk.
Baca Juga: Efek Letusan Gunung Samalas, Kelaparan di Mana-Mana, Erupsi Dahsyat yang Mengubur Kerajaan Lombok
Arca Dvarapala berjumlah empat buah yang masing-masing mengapit Candi Utama Utara dan Selatan.
Artikel Terkait
Kisah Kerajaan Maritim Nusantara yang Kuasai Jalur Perdagangan Asia Tenggara, Benarkah Pusat Perdagangan yang Jatuh Karena Konflik?
Gak Kalah Dahsyat! Ini Rentetan Karomah Sunan Kudus, Kalahkan Kerajaan Majapahit Dengan Serangan 1 Juta Tikus?
Menggali Warisan Budaya Majapahit dalam Kerajaan Islam Jawa: Pewaris Sejati Jawa atau Bali?
Bukan Kesultanan Demak, Ternyata Kerajaan Islam Tertua Ada di Jawa Timur hingga Bekas Bentengnya Bikin Hayam Wuruk Takut
Dicap Anak Durhaka, Benarkah Raja Kerajaan Demak, Raden Patah, yang Menyerang Majapahit, Kerajaan Ayahnya?