Minggu, 19 Juli 2026

Efek Letusan Gunung Samalas, Kelaparan di Mana-Mana, Erupsi Dahsyat yang Mengubur Kerajaan Lombok

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Rabu, 3 Juli 2024 | 13:15 WIB
Letusan Gunung Samalas lebih dahsyat dari Gunung Tambora dan Krakatau. (X/ @HistoriDunia2.)
Letusan Gunung Samalas lebih dahsyat dari Gunung Tambora dan Krakatau. (X/ @HistoriDunia2.)

 

SketsaNusantara.id - Letusan Gunung Samalas yang lebih dahsyat dibandingkan Krakatau dan Tambora, meletus pada abad ke-13 dan mengubur ibu kota Kerajaan Lombok, Pamatan.

Erupsi Gunung Tambora pada tahun 1815 dan Gunung Krakatau pada tahun 1883 menggemparkan dunia dengan dampak perubahan suhu bumi.

Namun, letusan Gunung Samalas pada abad ke-13 ternyata jauh lebih dahsyat, tidak hanya menyebabkan perubahan iklim tetapi juga menghancurkan ibu kota Kerajaan Lombok, Pamatan.

Baca Juga: Karomah Sunan Gunung Jati Lenyapkan Tumor Tanpa Operasi atau Alat Medis, Gara-Gara Melihat Ini di Malam Lailatul Qadar

Para ilmuwan berhasil mengaitkan jejak sulfur dan debu dari kutub dengan data dari Lombok, mengidentifikasi Gunung Samalas sebagai penyebab letusan dahsyat pada tahun 1257.

Dilansir SketsaNusantara dari kanal YouTube Candu Fakta, Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mencatat bahwa erupsi ini menyebabkan pendinginan mendadak, gagal panen, dan krisis global, terutama di Eropa Barat.

Sebelum mengidentifikasi Samalas, beberapa gunung api lain seperti Okataina di Selandia Baru dan El Chichon di Meksiko sempat dianggap sebagai penyebab letusan.

Baca Juga: Kolam Renang di Kaki Gunung Semeru: Airnya Murni Vibes Ala di Bali, Cocok untuk Liburan di Lumajang

Namun, hasil penanggalan radiokarbon dan jejak geokimia menunjukkan sebaliknya.

Letusan Samalas diperkirakan menyebar abu hingga ke dua kutub dan melemparkan sekitar 40 km kubik batuan dan abu hingga ketinggian 40 km atau lebih.

Letusan ini juga terkait dengan hancurnya Pamatan, ibu kota kerajaan setempat.

Babad Lombok mencatat kematian ribuan orang oleh abu vulkanik dan aliran piroklastik.

Baca Juga: Gak Sembarangan! Misteri 9 Pintu Makam Sunan Gunung Jati Wali Songo di Cirebon, Ada Buah Tangan Dari Istri Tercinta

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X