SketsaNusantara.id - Letusan Gunung Samalas yang lebih dahsyat dibandingkan Krakatau dan Tambora, meletus pada abad ke-13 dan mengubur ibu kota Kerajaan Lombok, Pamatan.
Erupsi Gunung Tambora pada tahun 1815 dan Gunung Krakatau pada tahun 1883 menggemparkan dunia dengan dampak perubahan suhu bumi.
Namun, letusan Gunung Samalas pada abad ke-13 ternyata jauh lebih dahsyat, tidak hanya menyebabkan perubahan iklim tetapi juga menghancurkan ibu kota Kerajaan Lombok, Pamatan.
Para ilmuwan berhasil mengaitkan jejak sulfur dan debu dari kutub dengan data dari Lombok, mengidentifikasi Gunung Samalas sebagai penyebab letusan dahsyat pada tahun 1257.
Dilansir SketsaNusantara dari kanal YouTube Candu Fakta, Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mencatat bahwa erupsi ini menyebabkan pendinginan mendadak, gagal panen, dan krisis global, terutama di Eropa Barat.
Sebelum mengidentifikasi Samalas, beberapa gunung api lain seperti Okataina di Selandia Baru dan El Chichon di Meksiko sempat dianggap sebagai penyebab letusan.
Baca Juga: Kolam Renang di Kaki Gunung Semeru: Airnya Murni Vibes Ala di Bali, Cocok untuk Liburan di Lumajang
Namun, hasil penanggalan radiokarbon dan jejak geokimia menunjukkan sebaliknya.
Letusan Samalas diperkirakan menyebar abu hingga ke dua kutub dan melemparkan sekitar 40 km kubik batuan dan abu hingga ketinggian 40 km atau lebih.
Letusan ini juga terkait dengan hancurnya Pamatan, ibu kota kerajaan setempat.
Babad Lombok mencatat kematian ribuan orang oleh abu vulkanik dan aliran piroklastik.
Artikel Terkait
Punya 7 Nama Panggilan, Begini Asal-Usul Nama Sunan Gunung Jati, Cucu Prabu Siliwangi yang Gemar Mencari Ilmu
Tinggi dan Treknya Gak Main-main! 10 Gunung Tertinggi di Indonesia Ini Punya Fakta Menarik
Hidden Gem Mojokerto, Aone Trawas Tempat Liburan Baru dan Viral dengan View Indah Gunung Welirang
Mau Coba Naik Gunung? Inilah Tips yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mendaki Gunung Bagi Pemula
Gunung Gede Pangrango: Destinasi Pendakian Favorit Pemula di Jawa Barat, Bisa Nikmati 2 Puncak Sekaligus