Candi yang dibangun pada abad ke 9 ini, disebut-sebut sejarawan sebagai persembahan cinta Mpu Manuku kepada Pramodhawardhani.
Relief di candi Plaosan yang berwujud manusia yang berukuran hampir sama dengan aslinya, merupakan wujud kekaguman Mpu Manuku kepada sang istri.
Sayangnya, romantisme Mpu Manuku kepada sang istri, Pramodhawardhani tidak diikuti oleh keturunannya.
Kelak, keturunan Mpu Manuku dan Pramodhawardhani terlibat dalam perang saudara akibat perebutan kekuasaan.***
Artikel Terkait
Kisah Kerajaan Maritim Nusantara yang Kuasai Jalur Perdagangan Asia Tenggara, Benarkah Pusat Perdagangan yang Jatuh Karena Konflik?
Gak Kalah Dahsyat! Ini Rentetan Karomah Sunan Kudus, Kalahkan Kerajaan Majapahit Dengan Serangan 1 Juta Tikus?
Menggali Warisan Budaya Majapahit dalam Kerajaan Islam Jawa: Pewaris Sejati Jawa atau Bali?
Bukan Kesultanan Demak, Ternyata Kerajaan Islam Tertua Ada di Jawa Timur hingga Bekas Bentengnya Bikin Hayam Wuruk Takut
Dicap Anak Durhaka, Benarkah Raja Kerajaan Demak, Raden Patah, yang Menyerang Majapahit, Kerajaan Ayahnya?