Makna proses Mutih yaitu pusaka dibersihkan dari kotoran dan karat. Cara pembersihakn ini dengan taknik tradisional menggunakan abu arang kayu jati, jeruk nipis, dan deterjen.
4) Warangan
Tahapan Jamasan Pusaka berikutnya yaitu Warangan. Proses ini adalah perendaman pusaka dalam air campuran khusus.
5) Keprok
Keprok merupakan proses dalam Jamasan Pusaka yaitu mencuci pusaka menggunakan sabun dan air mengalir.
Baca Juga: Waspada! Ini 5 Pantangan Malam 1 Suro, Jangan Lakukan Ini Jika Tak Mau Sial
Tujuan tahapan ini untuk menghilangkan sisa cairan yang mengandung asam saat proses Mutih.
Setelah itu, pusaka dikeringkan atau diusap menggunakan kain dan dijemur di bawah matahari.***
Artikel Terkait
Kenapa Awal Tahun Jawa dan Islam Sama? Sejarah Bulan Suro yang Dianggap Keramat Masyarakat Jawa dan Muharram di Kalender Hijriah
Legendaris Sampai Sekarang, Santapan Kesukaan Wali Songo! Kuliner Ini Gak Pernah Skip Untuk Malam 1 Suro
Pelaksanaannya Bersamaan, Ternyata Inilah Alasan Sultan Agung Satukan Perayaan 1 Suro dan Muharram untuk Masyarakat Jawa
Rangkaian 1 Suro, Mengulik Tradisi Untuk Mengenang Sunan Kudus Wali Songo, Ini yang Dilakukan Ketika Masuk 10 Muharram
Kuliner yang Khusus Ada di Bulan Suro atau Muharram, Jadi Tradisi Sebagai Hantaran dan Hidangan Kenduri
Sambut 1 Suro Sekaligus Mengenang Jasa Wali Songo, Apa yang Dilakukan Dengan Kain Mori Makam Sunan Kudus?
5 Fakta Menarik Kebo Bule Kyai Slamet Kesayangan Pakubuwono II yang Ikut Kirab 1 Suro Keraton Surakarta, Kerbau Keramat?
Kapan Malam 1 Suro 2024? Ini Jadwal Pergantian Tahun Baru dalam Kalender Jawa Sebagai Momen Sambut Tahun Baru Islam
5 Fakta Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta: Jumlah dan Jenis Hewan, Pusaka, Waktu, Rute, hingga Ritual yang Dilakukan
Anak-anak Boleh Ikut, 5 Tradisi Malam 1 Suro di Berbagai Daerah di Pulau Jawa, Mulai Jamasan Pusaka Hingga Pawai Obor