Kamis, 4 Juni 2026

4 Tradisi Sambut Nuzulul Quran di Indonesia, Ada Seribu Tumpeng di Kraton Surakarta hingga Sorban Berjalan di Bromo

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 5 Maret 2026 | 09:30 WIB
‎Ilustrasi, tradisi Nuzulul Quran di Indonesia (Pexels.com/Rubaitul Azad)
‎Ilustrasi, tradisi Nuzulul Quran di Indonesia (Pexels.com/Rubaitul Azad)

Dile Jojor tersebut akan ditancapkan di setiap sudut halaman, bahkan ada juga yang diletakkan di makam keluarga.

Dile Jojor sendiri terbuat dari biji nyampling yang dikeringkan hingga mengeluarkan minyak lalu dicampur kapas dan ditempelkan pada irisan bambu.

Dile Jojor selanjutnya akan dibiarkan menyala semalaman hingga batang lampu terbakar habis.

4. Sorban Berjalan/Sorban Keliling

Umat Islam yang tinggal di sekitar Gunung Bromo, Probolinggi memiliki tradisi unik dan sarat makna dalam memperingati Nuzulul Quran yakni Sorban Berjalan atau Sorban Keliling.

Tradisi ini dilakukan dengan cara mengarak sorban sakral berkeliling kampung.

Warga yang dilewati sorban bisa meletakkan sedekah seikhlasnya ke atas sorban yang dibentangkan tersebut.

Uang yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada fakir miskin dan yatim piatu di wilayah tersebut.

Dan itulah beberapa tradisi unik dari tanah air dalam menyambut Nuzulul Quran.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X