Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta Songket Silungkang Khas Sumatra Barat, Ada Sejak Zaman Kesultanan Minangkabau hingga Menjadi Identitas Budaya dan Tradisi

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 November 2025 | 10:00 WIB
Kain Songket Silungkang khas Sumatra Barat, indah dan kaya nilai filosofi. (indonesia.travel)
Kain Songket Silungkang khas Sumatra Barat, indah dan kaya nilai filosofi. (indonesia.travel)

Dimulai dari menyiapkan benang dari sutra atau benang emas dan perak, kemudian dilakukan proses menganyam menggunakan alat tenun songket.

Menenun Songket Silungkang dapat menghabiskan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan sesuai dengan tingkat kompleksitas desain dan ukuran kain.

3. Memiliki Berbagai Motif

Songket Silungkang memiliki beberapa motif geometris yang menggambarkan flora dan fauna dengan makna filosofis sebagai simbol budaya Minangkabau.

Di antaranya adalah Bada Mudiak, yang berarti ikan teri hidup di hulu sungai. Motif ini bermakna filosofi kehidupan rukun dan damai.

Terdapat juga motif Buah Palo Bapatah dengan arti buah pala yang dipatahkan. Makna filosofi dari motif ini adalah nilai-nilai mendidik untuk saling berbagi.

Motif lainnya adalah Saluak Laka, dengan arti alas periuk yang terbuat dari lidi. Motif ini memiliki makna filosofis masyarakat yang bersatu dan keikhlasan menjalin kekuatan.

4. Digunakan dalam Upacara Adat

Kain Songket Silungkang kerap dikenakan dalam upacara adat atau acara-acara penting masyarakat Minangkabau seperti pernikahan, khitanan, atau acara keagamaan.

Selain itu juga kerap dikenakan dalam pakaian tradisional seperti baju kurung dan selendang.

5. Simbol Identitas Budaya dan Tradisi

Selain memiliki nilai-nilai estetika, kain Songket Silungkang juga memiliki makna filosofi sebagai simbol identitas budaya dan tradisi.

Menenun songket telah menjadi identitas dari masyarakat Silungkang, dan perempuan Silungkang diwajibkan untuk dapat menenun.

Terdapat juga nilai status sosial dari kain ini, yakni semakin banyak kain songket yang dimiliki, status sosial seseorang akan semakin tinggi bagi masyarakat Silungkang.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kemenparekraf.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X