SketsaNusantara.id - Suku Batak adalah salah satu dari ribuan suku yang ada di Indonesia dengan kekayaan budaya yang sangat kental.
Salah satu warisan dari suku asli Sumatra Utara ini berupa wastra khas Nusantara yakni Kain Ulos.
Masyarakat Batak mempercayai 3 hal yang dapat menghangatkan manusia yakni matahari, ulos, dan api.
Oleh karenanya, kain ulos menjadi salah satu hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat yang terkenal akan Tari Tor-Tornya ini.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Pariwisata, berikut 5 ragam jenis kain ulos dengan fungsi dan filosofi yang berbeda-beda.
1. Ulos Ragi Hotang
Ulos Ragi Hotang memiliki motif garis miring dan datar menyerupai corak rotan. Hotang dalam bahasa Batak berarti rotan.
Baca Juga: 3 Oknum Karyawan Ninja Xpress Kirim Paket COD Palsu: Berisi Kain Perca, Koran Bekas dan Sampah
Kain ulos ini diberikan kepada mempelai dalam pernikahan sebagai harapan ikatan pengantin akan kokoh seperti rotan.
Memiliki makna filosofis sebagai simbol kasih sayang, kain ini didominasi warna merah yang artinya pemberani, hitam bermakna bijaksana, serta putih melambangkan kesucian.
2. Ulos Mangiring
Ulos Mangiring memiliki motif alur yang beriringan dengan makna filosofis kesepakatan bersama dalam keluarga.
Artikel Terkait
Jessica Iskandar Kirim Foto Bareng Ashanty dan Sarwendah, Netizen Salah Fokus pada Kain Jarik untuk Gendong Bayi Hagia
Makna Mendalam di Balik Prosesi Suci Luna Maya dan Maxime Bouttier, Menyulam Kenangan dalam Kain Melukat yang Penuh Doa
Intip 6 Fakta Menarik Kain Melukat Buatan Asri Welas yang Dipakai Luna Maya dan Maxime Bouttier, Penuh Makna!
Menyelami Balige Lewat Pasar Tradisional dan Kain Mandar, Jejak Sejarah di Tengah Riuhnya Arus Kehidupan
Sama Seperti Luna Maya, Aci Resti dan Shadu Rasjidi Kenakan Kain Karya Asri Welas. Begini Makna di Baliknya…