religi

Kisah Keistimewaan Pelana Kuda Karomah Sunan Muria yang Sekarang Dipakai Warga Kudus di Musim Kemarau, jadi Pawang Hujan?

Rabu, 17 Juli 2024 | 15:00 WIB
Potret Sunan Muria. (Instagram @syahbudin.ibrahim.new)

SketsaNusantara.id - Tokoh Wali Songo sebagai penyebar ajaran Islam di Pulau Jawa yag dimakamkan di puncak Gunung Muria yaitu Sunan Muria.

Sosok Sunan Muria dikenal dengan nama asli Raden Umar Said atau Raden Said, putra Sunan Kalijaga dan Dewi Saroh.

Setiap tokoh Wali Songo memiliki ciri khas dan keunikan dalam berdakwah menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa.

Baca Juga: Siapa Sosok Saridin atau Syekh Jangkung? Mengenal Tokoh Penting dalam Penyebaran Islam di Jawa Sekaligus Putra Sunan Muria

tak terkecuali Sunan Muria yang seperti ayahnya, Sunan Kalijaga dikenal kreatif dan cerdik.

Metode penyebaran agama Islam yang dilakukan Sunan Muria menggunakan media kesenian supaya semakin menyatu dengan masyarakat saat itu.

Menjadi wali yang memiliki keistimewaan atau karomah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa, Sunan Muria uga memiliknya.

Baca Juga: Sempat Hilang dari Peta, Misteri Selat Muria di Wilayah Jawa Tengah: Apakah Akan Muncul Lagi?

Salah satu karomah Sunan Muria yaitu memiliki sebuah benda yang dipakainya berdakwah dan masih disimpan dan dilestarikan sampai saat ini.

Benda tersebut adalah pelana kuda yang dipakai Sunan Muria untuk berdakwah ke mana-mana.

Wujud pelana kuda Raden Umar Said sampai saat ini masih ada dan dijaga serta dirawat dengan baik.

Baca Juga: Kisah Cinta Berdarah Sunan Muria dan Dewi Roroyono, Rela Khianati Sahabat Demi Turuti Hawa Nafsu 

Apa yang membuat pelana kuda itu istimewa? Karomah apa yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada Sunan Muria melalui pelana kuda tersebut?

Berikut ini SketsaNusantara.id sajikan informasi tentang karomah dan keistimewaan pelana kuda Sunan Muria yang hingga saat ini dipercaya masyarakat Kudus, Jawa Tengah seperti pawang hujan.

Halaman:

Tags

Terkini