Sabtu, 4 Juli 2026

Siapa Ayah Sunan Gresik Wali Songo? Sosok Ulama Besar Maghrib yang Menugaskan Anaknya Berdakwah ke Asia Tenggara

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 11 Juli 2024 | 20:45 WIB
Komplek Pemakaman Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik. (instagram/@kemendikbudri)
Komplek Pemakaman Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik. (instagram/@kemendikbudri)

SketsaNusantara.id - Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim merupakan pemimpin Wali Songo generasi pertama yang menyebaran Islam di tanah Jawa.

Maulana Malik Ibrahim termasuk orang pertama yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, dan merupakan wali senior di antara para Wali Songo lainnya.

Terlahir sebagai anak yang cerdas dan berkarakter, Maulana Malik Ibrahim kecil tumbuh menjadi sosok yang luar biasa.

Baca Juga: Apa Julukan Sunan Muria? Tokoh Wali Songo Termuda yang Menyebarkan Dakwah dengan Metode Akulturasi Budaya

Siapa sosok luar biasa di balik jalan dakwah Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik? Salah satunya adalah sang ayah. Banyak yang penasaran siapa ayah, sosok hebat yang menempa perjalanan dakwah Sunan Gresik.

Dilansir SketsaNusantara.id dari uin-malang.ac.id, Maulana Malik Ibrahim lahir di Campa,sebuah wilayah di Kamboja. Ayah Sunan Gresik ialah Barakat Zainul Alam. Ia adalah sosok ulama besar dari wilayah Maghrib.

Sunan Gresik sejak kecil mendapatkan didikan agama yang luar hebat dari sang ayah. Pada abad XIII Masehi (801 H), Barakat Zainul Alam mengutus Maulana Malik Ibrahim menyebarkan dakwah Islam ke Asia Tenggara.

Menggunakan perahu layar, Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik bergerak melintasi samudra untuk berdakwah di wilayah Asia Tenggara.

Baca Juga: Makam Sunan Drajat, Salah Satu Destinasi Wisata Religi di Lamongan, Dimana Letaknya?

Perjalanan ini kemudian membawa Maulana Malik Ibrahim berlabuh ke pelabuhan Gresik. Saat itu, merupakan salah satu pelabuhan terbesar di wilayah Asia Tenggara sekaligus menjadi bandar Majapahit.

Setelah perjalanan sampai di pelabuhan Gresik, Maulana Malik Ibrahim kemudian berlabuh di Desa Leran. Di Desa Leran ini kemudian tepatnya pada tahun 801 H/1392 M, Sunan Gresik memulai perjalanan dakwahnya menyebarkan agama Islam.

Dalam proses perjalanan dakwah menyebarkan agama Islam, Sunan Gresik kemudian mendirikan masjid pertama di Desa Pasucinan, Manyar, Gresik.

Baca Juga: Camilan Kesukaan Sunan Kudus, Muncul Setahun Sekali! Kuliner Ini Pernah Punya Sejarah Unik Sepanjang Era Wali Songo

Dalam proses memperlancar jalan dakwahnya, Sunan Gresik mempelajari bahasa daerah setempat. Hal ini dibarengi dengan membuka sebuah toko di Desa Romo dengan mencoba memperkenalkan barang-barang yang dibawanya kepada masyarakat.***

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: uin-malang.ac.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X