religi

Terlupa Angkat Jari Telunjuk saat Tahiyat, Bagaimana Hukumnya? Buya Yahya Jelaskan Aturan Ini dalam Sholat yang Sempat Jadi Perdebatan

Kamis, 26 Maret 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi mengangkat jari saat duduk tahiyat awal atau akhir dalam sholat (Pexels/rawpixels.com)

SketsaNusantara.id - Beberapa gerakan dalam sholat sempat memicu perdebatan, termasuk mengenai aturan mengangkat jari telunjul saat tahiyat awal atau akhir.

Tidak sedikit orang yang merasa khawatir ketika lupa melakukannya, lalu bertanya apakah sholatnya menjadi tidak sah.

Dalam penjelasan para ulama, mengangkat jari telunjuk saat tahiyat memang termasuk amalan yang dianjurkan, tetapi hukumnya bukan wajib. Sebab itu, jika seseorang lupa mengangkat telunjuk, maka sholatnya tetap sah dan tidak perlu diulang.

Baca Juga: Hati Tetap Tenang saat Mudik, Lakukan 5 Amalan Ini saat Menempuh Perjalanan Jauh Agar Mendapat Perlindungan dan Selamat Sampai Tujuan

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs NU Online, disebutkan bahwa mengangkat jari telunjuk ketika membaca tasyahud hukumnya sunnah dalam sholat.

Gerakan ini dilakukan sebagai isyarat tauhid, yaitu simbol pengakuan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. 

Pendakwah Buya Yahya menjelaskan bahwa mengangkat telunjuk dilakukan saat membaca kalimat "asyhadu alla ilaha illallah", tepatnya pada lafaz "illallah".

Baca Juga: Silaturahmi atau Silaturahim? Menakar Makna dan Tradisi Idul Fitri 2026 Menurut Buya Yahya

Sempat pula ada perdebatan apakah jari telunjuk diam atau digerak-gerakkan. Menurut Buya Yahya, jari telunjuk diangkat sekali saja, tidak digerak-gerakkan, dengan diarahkan ke depan menghadap kiblat.

Posisi tangan yang dianjurkan adalah telunjuk diangkat, ibu jari dan jari lainnya membentuk posisi menggenggam, lalu telunjuk menunjuk ke arah kiblat dengan tenang.

"Letakkan tangan kanan di atas paha dengan menggenggam dan jari diangkat ketika mengucap 'ilallah' saat membaca tasyahud dan tidak usah digerakkan, meski ada hadits yang menganjurkan itu," ucap Buya Yahya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Al Bahjah TV pada tahun 2024 lalu.

Baca Juga: 5 Sunah di Bulan Syawal Ini Bisa Mulai Diajarkan ke Anak Sejak Dini Sebagai Kebiasaan, Tujuannya Begini

Amalan ini sesuai dengan pendapat Mazhab Syafi'i yang banyak diikuti umat Islam di Indonesia.

Dalam fikih sholat, sunnah dibagi menjadi dua, yaitu sunnah ab'ad dan sunnah hai'at. Sunnah ab'ad adalah sunnah yang jika tertinggal dianjurkan sujud sahwi, sedangkan Sunnah hai'at merupakan sunnah pelengkap gerakan, dan jika terlupa tidak perlu sujud sahwi.

Halaman:

Tags

Terkini