Minggu, 19 Juli 2026

5 Sunah di Bulan Syawal Ini Bisa Mulai Diajarkan ke Anak Sejak Dini Sebagai Kebiasaan, Tujuannya Begini

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Maret 2026 | 15:00 WIB
Sunah-sunah di bulan Syawal yang cocok dikerjakan oleh anak-anak dengan bimbingan orang tua. (Instagram.com/@rawpixel.com)
Sunah-sunah di bulan Syawal yang cocok dikerjakan oleh anak-anak dengan bimbingan orang tua. (Instagram.com/@rawpixel.com)

SketsaNusantara.id- Setelah melewati bulan Ramadhan dan merayakan hari raya Idul Fitri, kita akan memasuki bulan baru yakni Syawal.

Syawal dikenal sebagai momen yang mengajurkan agar kita lebih menjaga konsistensi dalam melakukan amalan baik.

Disini, orang tua punya peran penting untuk mengenalkan anak soal apa saja amalan yang bisa dikerjakan di bulan Syawal.

Baca Juga: Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari Setelah Ramadhan, Bolehkah Dilakukan Tidak Berurutan?

Hal ini bertujuan supaya anak dapat tumbuh dengan dengan nilai-nilai keislaman yang kuat sejak usia dini

Nah, berikut adalah 5 amalan sunah yang dianjurkan untuk diberikan untuk anak-anak melalui pengajaran orang tuanya, dilansir SketsaNusantara.id dari website www.albata.id.

1. Puasa Sunnah 6 Hari

Puasa sunnah enam hari pads bulan Syawal memiliki keutamaan besar yakni pahalanya setara dengan puasa satu tahun.

Anak-anak yang sudah mulai belajar puasa di bulan Ramadhan akan bisa dikenalkan dengan puasa Syawal secara perlahan.

Sebelum berpuasa, ayah dan ibunya harus memastikan kalau kesehatan si kecil sudah cukup mampu.

Baca Juga: Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026

2. Sedekah dan Berbagi dengan Sesama

Sedekah merupakan salah satu amalan baik yang sangat dianjurkan untuk bisa dikenalkan kepada anak sejak masih kecil.

Saat memasuki Bulan Syawal, orang tua diharapkan mengajarkan sang anak untuk menyisihkan sebagian uang jajannya dan nantinya diberikan kepada  yang lebih membutuhkan.

Membiasakan anak bersedekah akan membuat anak tumbuh dengan sifat dermawan serta empati ke sesama.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X