SketsaNusantara.id - Umat Islam baru saja menyambut hari raya Idul Fitri sekaligus datangnya bulan Syawal 1446 Hijriah pada 31 Maret 2025.
Di tengah semarak hari raya Idul Fitri, tak sedikit umat Islam yang mulai menjalankan ibadah puasa sunnah Syawal.
Puasa Syawal merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam seteelah selesai menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, sebagaimana dikutip dari laman Baznas.
Umat Islam bisa langsung melaksanakan puasa Syawal pada hari ke-2 lebaran atau tanggal 2 Syawal.
Namun yang kerap menjadi pertanyaan khususnya bagi perempuan muslim yakni perkara puasa qadha Ramadhan.
Perlu diketahui, puasa qadha yakni puasa yang dilakukan untuk mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan karena alasan tertentu seperti sakit atau menstruasi yang normal dialami kaum perempuan.
Berbeda dengan puasa Syawal, qadha puasa Ramadhan hukumnya adalah wajib.
Lantas bolehkah melaksanakan puasa Syawal dan qadha puasa Ramadhan secara bersamaan?
Dalam sebuah kesempatan, ustadz Abdul Somad menjelaskan lewat cuplikan video ceramahnya yang diunggah kanal YouTube PETUAH IMAN pada 12 Juli 2020 lalu.
Ulama asal Sumatera Utara itu menjelaskan, barang siapa yang mengqadha puasa Ramadhan di bulan Syawal, secara tidak langsung mendapatkan puasa sunnah Syawal.
Artikel Terkait
Kapan Sidang Isbat 1 Syawal 1446 H? Inilah Jadwal Penentuan Lebaran 2025 dan Metode yang Digunakan Kemenag
Buya Yahya Peringatkan Hati-Hati di Bulan Syawal, Kenapa? Jelang Idul Fitri Umat Muslim Diimbau untuk Tidak Lalai karena Ini
Benarkah Bulan Syawal Waktu Terbaik Menikah? Buya Yahya Menjawab Menurut Pandangan Islam: Larangan dari Baginda Nabi...
8 Tradisi Bulan Syawal Setelah Idul Fitri Masyarakat Indonesia: Yogyakarta dan Solo Grebeg Syawal, di Madura Ada...
Hari ini Lebaran, Inilah Alasan Perbedaan Tanggal 1 Syawal di Arab Saudi dan Indonesia