Amalan sunnah penulisan lafadz Basmalah tersebut mengacu pada yang dilakukan Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Aly.
1) Ditulis dalam keadaan berwudhu
2) Saat menuliskan lafad Bismillah 113 kali dianjurkan untuk menghadap kiblat
3) Baik akhwat atau ikhwan dianjurkan menutup aurat
4) Tidak dianjurkan untuk berbicara selama menulis lafadz Bismillah 113 kali
5) Diniatkan "Lidaf'il bala (tolak bala), tahsin (perlindungan), dan jalbul manafi' (mengharap manfaat) sebagai bentuk tabarruk terhadap ayat Al Quran
6) Bulatkan setiap huruf mim dan ha' nya lafadz Bismillah dengan memberi lubang keduanya
7) Membaca doa setelah menulis 113 Basmallah seperti yang dilakukan Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Aly
8) Amalan sunnah ini dilakukan di waktu setelah masuh maghrib malam 1 Muharram sampai sesaat sebelum waktu maghrib malam 2 Muharram tiba.
9) Kertas yang bertuliskan 113 Bismillah tersebut dilipat dan disimpan di tempat yang sekiranya akan sering atau selalu dibawa (selain ketika ke toilet).
Itulah informasi tentang 9 tata cara menulis lafadz Bismillah 113 kali di awal bulan Muharram.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!