SketsaNusantara.id - Di zaman sekarang, utang piutang bukan lagi soal darurat atau kebutuhan mendesak semata.
Banyak orang berutang demi gaya hidup, demi eksistensi sosial, atau sekadar memenuhi standar hidup yang tak sesuai kemampuan.
Utang jadi bagian dari tren konsumsi, bukan lagi pilihan terakhir dalam kondisi terdesak.
Baca Juga: Dari Ngutang ke Neraka? Ini 5 Bisikan Licik Setan yang Mengintai Pecandu Utang
Namun, di balik kemudahan berutang lewat pinjol, kartu kredit, hingga utang pribadi ke teman, sering kali muncul masalah baru, lupa diri saat sudah mampu membayar.
Tidak sedikit orang yang justru menghindar, pura-pura lupa, atau bahkan menantang saat ditagih, meski secara finansial ia sudah mampu melunasi.
Pertanyaannya, apakah menunda pembayaran utang saat kita sudah punya uang itu cuma perkara etika? Dalam ajaran Islam, jawabannya tegas, tidak. Perilaku semacam itu dikategorikan sebagai kezaliman. Bahkan, bisa membuat seseorang mendapat cap fasik, tergantung pada tingkat dan kebiasaannya.
Menunda Padahal Mampu? Itu Zalim
Islam menaruh perhatian serius terhadap utang. Bukan sekadar transaksi ekonomi, utang adalah soal kepercayaan dan amanah. Maka, ketika seseorang memiliki kemampuan membayar tapi justru menunda, ia telah berbuat zalim.
Dikutip SketsaNusantara.id dari NU.or.id, dalam hadis sahih riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:
“Menunda-nunda membayar utang bagi orang yang mampu (membayar) adalah kezaliman.” (HR. Bukhari).
Tentu saja berbeda dengan orang yang benar-benar belum mampu atau memiliki uzur tertentu, seperti uangnya belum berada di tangannya, atau terhalang faktor teknis lainnya.
Jika utang memiliki jatuh tempo yang disepakati, maka orang yang mampu membayar tetap diperbolehkan menunggu hingga waktunya.
Artikel Terkait
Apa Hukum Berkurban Idul Adha dengan Kambing Betina? Ini Kata Buya Yahya Soal Hewan Kurban Selain Jantan: Itu Keyakinan Mulai...
Sudah Menjadi Tradisi, Bagaimana Hukumnya Titip Doa dan Oleh-Oleh Haji? Begini Penjelasan Buya Yahya
Masih Gerak Setelah Disembelih, Apakah Kurban Tetap Sah? Simak Penjelasan Lengkap dari Buya Yahya!
3 Dosa Mengerikan dalam Perebutan Warisan: Peringatan Keras dari Buya Yahya yang Tak Boleh Diabaikan
5 Bahaya Orang yang Suka Ngutang Menurut Buya Yahya, Salah Satunya Merusak Rumah Tangga