Dalam kasus kelamin ganda ini, Asruron Niam menegaskan harus ada identifikasi dari ahli di bidang medis dan kedokteran, untuk mencari tahu mana yang lebih kuat baik secara fisik maupun psikis.
Jika seseorang memiliki kelamin ganda namun terkait fisik dan psikis yang paling kuat dan dominan adalah laki-laki, maka bisa disempurnakan melalui operasi medis dengan cara menghilangkan unsur perempuan, begitupun sebaliknya.
Hal itu menurut hukum Islam tidak masuk kategori penggantian kelamin namun penyempurnaan alat kelamin sehingga hukumnya sama dengan berobat untuk mengoptimalkan manfaat dan juga fungsi.
Namun jika sejak awal secara fisik sempurna namun diubah hanya karena keinginan sendiri dengan jargon 'saya tercipta dalam raga yang salah' maka hal itu tidak dibenarkan dan masuk dalam kategori berdosa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Isa Zega Dinilai Lakukan Penistaan Agama, Beribadah Umroh dengan Pakaian Perempuan hingga Menginap Sekamar dengan Pria
Tak Hanya Sekali, Transgender Isa Zega Terungkap Sudah 3 Kali Berhijab saat Umroh: Publik Kutuk Ulah Ex Manajer Lucinta Luna
Mufti Anam Kecam Transgender Isa Zega yang Lakukan Ibadah Umroh Selayaknya Perempuan, Ini Ancaman Hukumannya!
Anggota DPR Ini Peringatkan Soal Isa Zega, Inilah Selebgram Transgender Penuh Kontroversi yang Dihujat karena Pergi Umroh dengan Gaya Perempuan
Wajah Asli Isa Zega Sebelum Jadi Transgender Kembali Beredar di Media Sosial, Bernama Pria Sahrul Isa?
6 Kontroversi Isa Zega Alias Sahrul, Transgender yang Pernah Dekat dengan Rizky Billar Dituding Menistakan Agama Usai Umroh Pakai Hijab