SketsaNusantara.id - Sosok Gus Lik atau KH Douglas Toha Yahya terus jadi sorotan sejak ulama ini berpulang pada Sabtu, 21 September 2024.
Gus Lik adalah pengasuh Ponpes Assa'diyah Jamsaren yang berlokasi di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur.
Ulama kharismatik putra dari KH Said dan Nyai Maemumah Banjar Mlati ini sangat dikenal karena memiliki sejumlah keistimewaan.
Baca Juga: Siapa Gus Lik? Sosok Ulama Kharismatik Asal Kediri Telah Wafat, Punya Ribuan Jamaah
Tak heran jika pengajiannya kerap ramai jamaah, bahkan dengan jumlah mencapai ribuan.
Warga Kediri dan sekitarnya memang sudah biasa menghadiri pengajian rutin Gus Lik di malam Rabu dan malam Jumat.
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs NU Sidoarjo, inilah beberapa keistimewaan Gus Lik.
Baca Juga: 4 Fakta Gus Lik, Kyai Asal Kediri yang Tak Memiliki Istri dan Anak, Gus War: Hidupnya untuk...
1. Ceramah dengan Kalimat Sederhana dan Mudah Mengerti
Salah satu alasan kenapa pengajian Gus Lik selalu ramai dihadiri adalah karena gaya bahasanya yang sederhana.
Gus Lik dikenal dari gaya ceramahnya dengan kalimat-kalimat sederhana dan mudah dimengerti.
Kalimat-kalimat yang digunakan tidak terkesan njelimet atau ndakik-ndakik, sehingga sangat mudah dipahami masyarakat awam.
Baca Juga: Gus Lik Meninggal Dunia, Pengajian Malam Jumat Tetap Dilanjutkan, Siapa yang Mengampu?
2. Tema Ceramah Berkaitan dengan Wong Cilik
Artikel Terkait
Mengenal Sosok Kyai Ali Manshur, Ulama Pencetus Sholawat Badar yang Fenomenal, Benarkah Dipakai untuk Menandingi Hymne PKI?
Sebelum Negara Sudah Ada Ulama, Gus Baha Jelaskan Peran Kyai dalam Kemerdekaan Indonesia
Ijazah Ya Jabbar Ya Qahhar dari Kyai Azaim Ibrahimy: Amalan Penting Warisan Ulama-Ulama Besar Indonesia
5 Kerajaan Islam Tertua Solor Watan Lema Nusa Tenggara Timur: Dibawa oleh Seorang Ulama dan Pedagang yang Tersohor
Profil Abah Aos, Ulama Viral yang Nyanyikan Indonesia Raya di Masjid Istiqlal Jakarta, Pernah Tuai Pro Kontra Usai Sebut Sosok Imam Mahdi