Nilai keadilan yang bersumber pada spiritualitas ketauhidan itulah yang diyakini para sahabat Gus Dur sebagai karakteristik perjuangannya.
Baca Juga: Aneh Tapi Benar-benar Terbukti, Inilah 4 Karomah Gus Dur yang Dianggap Gila, Sebagai Real Wali?
Hal itu pula yang menjelaskan perbedaan konsep Humanisme Gus Dur dengan Humanisme secara umum.
Humanisme Gus Dur selalu berpijak pada nilai-nilai ketauhidan.
Alissa juga memberikan contoh spiritualitas atau ketauhidan pada fenomena penggunaan agama oleh sebagian kelompok untuk kepentingan tertentu.
Fenomena tersebut justru harus dihindari karena atas nama Tuhan harusnya mengemban atau dilandasi nilai-nilai yang mencerminkan sifat Tuhan Maha Kasih, Maha Penyayang, dan menciptakan sistem yang adil untuk semua makhluk ciptaan-Nya.
Artinya, setiap orang boleh meyakini agamanya, tetapi wajib juga untuk menyayangi sesama manusia karena semua adalah ciptaan Tuhan yang diyakini tersebut.
Tuhan tidak hanya menciptakan umat tertentu, tetapi semua manusia di semesta ini.
Itulah kenapa hukum Tuhan harus digunakan untuk kebaikan.***
Artikel Terkait
Fakta Menarik Fuad Bawazier Eks Menkeu Orba yang Kini Didaulat Jadi Komisaris Utama MIND ID, Namanya Muncul dalam Drama Pelengseran Gus Dur?
Jumlah Istri KH Hasyim Asy'ari, Pendiri Organisasi Islam Nahdlatul Ulama: Hampir Sama Seperti Gurunya Syekh Kholil Bangkalan?
Siapa Anak KH Hasyim Asy'ari? Inilah Putra-Putri Keturunan dari Sosok Pemimpin Organisasi Islam yang Cerdas dan Mulia
Mengenal KH Hasyim Asy'ari, Tokoh Ulama Nusantara Pendiri NU yang Memiliki Garis Keturunan dengan Nabi Muhammad
Luar Biasa, 5 Karomah KH Hasyim Asy'ari Ini Bikin Takjub Para Muridnya, Hampir Mirip Keistimewaan Umar bin Khattab?
Di Mana Makam KH Hasyim Asy'ari? Pesarean Tokoh Pendiri NU Ramai Dikunjungi Para Petinggi Negara untuk Ngalap Berkah