Kamis, 4 Juni 2026

Selain 2 Simbol Al Fatihah dari Senjata Bima alias Werkudara, Ada Kehebatan Pupuk Mas Rineka Jaroting Asem Milik Senapati Pandawa

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 20 Juli 2024 | 17:30 WIB
Brotoseno alias Werkudara atau Bima ternyata memiliki 2 simbol Surat Al Fatihah. (Tangkap layar Youtube Ari Poncowolo)
Brotoseno alias Werkudara atau Bima ternyata memiliki 2 simbol Surat Al Fatihah. (Tangkap layar Youtube Ari Poncowolo)

"Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in" adalah perintah kepada umat Islam supaya selalu ikhlas dalam beribadah dan meminta pertolongan kepada Allah SWT.

Baca Juga: Arti Gambar Kerbau dan Harimau dalam Gunungan Wayang Kulit, Ada Kaitannya dengan Mimpi Nabi Muhammad Sebelum Perang Uhud

Bima merupakan panglima atau senapati yang sangat diandalkan kubu Pandawa dalam perang Baratayudha.

Peran Bima sebagai senapati itu juga melambangkan sholat sebagai panglima dalam Islam saat berperang melawan kebatilan.

Pasalnya, amalan yang pertama kali akan dihisab oleh Allah SWT adalah sholat.

Selain kedua kuku senjata andalannya, di dahinya terdapat Pupuk Mas Rineka Jaroting Asem.

Wujudnya seperti akar pohon asem yang terlihat mencolok dan bersinar.

Pupuk Mas tersebut merupakan simbol dari orang yang selalu teguh dan setia bersujud alias sholat.

Bagi mereka yang rajin dan istiqomah dalam menjalankan sholat, pasti akan ada tanda di dahi yang memancarkan kesegaran dan kesalehan.

Bukan dimaknai sebagai bekas kehitaman yang menonjol, tetapi air muka yang selalu bersinar.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X